Suara.com - Zayn Malik membocorkan bakal mendatangi Australia dan New Zealand dalam waktu dekat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ia tampil sebagai bintang tamu di program radio The Smallzy Show di KIIS FM, dalam rangka mempromosikan album terbarunya, Konnakol.
Dalam kesempatan itu, Zayn menegaskan bahwa kedua negara tersebut menjadi prioritas utama dalam rencana tur dunia yang sedang ia siapkan.
"Saya punya rencana untuk mengunjungi Australia, mungkin kita akan segera bertemu," ujar Zayn dikutip Senin, 20 April 2026.
Mengutip Billboard, keinginan ayah satu anak ini untuk kembali ke kawasan tersebut dipengaruhi oleh kenangan manis saat ia masih menjadi member One Direction.
Ia mengaku masih mengingat jelas besarnya antusiasme penonton serta keramahan masyarakat ketika terakhir kali tampil di sana pada 2015.
Meski jadwal resmi terkait tur Zayn belum diumumkan, pernyataan ini tentunya menjadi indikasi kuat terkait rencana tur solo perdananya di wilayah Australia.
Selain itu, rencana kunjungan ke Oseania ini kabarnya akan menyusul jadwal tur internasional besar Zayn yang mencakup 31 titik di berbagai benua.
Ia dijadwalkan akan berkeliling Amerika Utara, Amerika Selatan, Meksiko, hingga Inggris mulai bulan Mei hingga November 2026.
Zayn Malik Jatuh Sakit

Tetapi di tengah rangkaian kabar positif tersebut, Zayn Malik juga sempat membagikan kondisi kesehatannya yang kurang baik.
Ia dikabarkan harus menjalani perawatan di rumah sakit tepat pada hari perilisan album terbarunya, Konnakol.
Mengutip laporan dari The Independent pada Minggu, 19 April 2026, kabar tersebut mencuat setelah ia membagikan kondisi terkininya melalui media sosial, hanya beberapa jam setelah album itu resmi dirilis.
Dalam unggahannya, mantan personel One Direction tersebut tampak terbaring di ranjang rumah sakit dengan mengenakan pakaian medis serta menggunakan alat pemantau kesehatan yang terpasang di tubuhnya.
Zayn mengungkap bahwa pekan terakhir menjadi waktu yang cukup berat baginya.