- Alfian (38) babak belur dihakimi massa di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat pada Minggu, 19 April 2026.
- Pelaku diduga mencabuli tiga anak tetangganya sendiri yang berusia antara 10 hingga 11 tahun tersebut.
- Warga menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisian guna menjalani proses hukum atas tindakan pencabulan anak di bawah umur.
Suara.com - Seorang pria berinisial Alfian alias Cibob (38) babak belur dihakimi massa di kawasan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.
Dia menjadi sasaran amuk warga setelah diduga mencabuli tiga anak perempuan di bawah umur yang tak lain adalah anak dari tetangganya sendiri.
Video amatir yang memperlihatkan pelaku dalam kondisi wajah penuh luka memar dan hidung berdarah viral setelah diunggah oleh akun Instagram @infonesiaku.id pada Minggu, 19 April 2026.
Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga meluapkan kemarahan mereka terhadap pelaku.
"Adik gua lu cabulin, bangs*t lu! Anj*ng. Enggak usah bawa-bawa Allah," kata seorang laki-laki yang merupakan pemilik video sekaligus kakak korban.
Kekecewaan warga semakin memuncak lantaran pelaku selama ini sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Dia kerap diberi makan dan perhatian oleh para tetangganya.
"Dikasih makan, dikasih hati, lu minta jantung!" bentak seorang perempuan yang diyakini salah satu ibu dari korban.
"Anak gua, lu gobl*k, tol*l, mony*t," tambahnya sambil terus mengintimidasi pelaku yang hanya bisa terduduk menutupi wajahnya.
Berdasarkan keterangan yang menyertai unggahan tersebut, Alfian, yang diketahui belum pernah menikah di usianya yang hampir menginjak kepala empat, diduga telah mencabuli tiga anak yang berusia antara 10 hingga 11 tahun.
"Sudah dianggap keluarga, si jomblo berusia 38 tahun di Kalideres Jakbar, diduga cabuli tiga bocah berusia 10-11 tahun berakhir jadi samsak," tulis narasi dalam video tersebut.
Sebelum diserahkan ke pihak kepolisian, pelaku sempat mendapatkan 'salam perpisahan' berupa pukulan bertubi-tubi dari warga yang geram.
"Sebelum diangkut ke kantor polisi, Cibob sempat mendapat salam perpisahan dari tetangganya sehingga mengeluarkan juice semangka dari lubang hidungnya," tambah keterangan dalam caption unggahan @infonesiaku.id.
Kasus ini memicu beragam reaksi keras dari warganet, yang menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam menerima orang luar di lingkungan keluarga.
Saat ini, pelaku telah diamankan oleh aparat kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjalani proses hukum lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur.