Suara.com - Selain Ustaz Abi Makki, ada satu sosok lagi yang lantang membela para korban pelecehan seksual terhadap tiga santri laki-laki yang dilakukan Syekh Ahmad Al Misry (SAM). Ia adalah Habib Mahdi Alatas.
Habib Mahdi merupakan pelapor utama dan koordinator para korban. Ia tak gentar saat dirinya dicap ghibah hingga fitnah karena berani berbicara dan menyalahkan SAM.
Mahdi menyakini punya bukti kuat tentang pelecehan seksual yang dilakukan SAM pada beberapa santri putra.
Dalam video terbaru yang diunggah di akun Instagramnya, @hma.alatas, dia semakin membeberkan beberapa fakta yang diketahuinya soal pelecehan seksual yang dilakukan SAM.
Menurutnya, ada seorang santri yang kini belajar di Kairo dan orangtuanya didatangi pihak SAM dan diancam.
Hal seperti ini yang menggerakan hati Mahdi untuk bersuara dan memperjuangkan hak korban.
Mahdi blak-blakan, apa yang dilakukannya butuh biaya, tenaga dan waktu yang banyak, namun tetap dia lakukan.
Ia bahkan bersama Ustaz Abi Makki datang ke Komisi III DPR RI untuk membahas kasus pelecehan seksual Syekh Ahmad Al Misry yang meresahkan ini.
Lalu sebenarnya siapa Habib Mahdi Alatas?
Habib Mahdi bin Abdurrohman Al Athos atau akrab disapa Habib Mahdi Alatas adalah seorang ulama dan tokoh agama asal Jakarta yang dikenal sangat aktif dalam kegiatan dakwah serta isu-isu sosial-keagamaan.
Dia adalah pendakwah sekaligus pimpinan Majelis Ta'lim Al Khairat yang berlokasi di Condet, Jakarta Timur.
Dari akun Instagramnya, dia adalah putra dari Habib Syeikh bin Salim Al Athas Tipar Sukabumi.
Dari garis keturunan ibu, dia adalah cucu Sayidil Jad Alhabib Muhsin Bin Umar Al Ali Bin Hasan Alatas (Masyhad), adik dari Alhabib Salim Bin Umar Alatas Al Ali Bin Hasan.
Dari keilmuan agama, dia menyebut dirinya sebagai murid Abuya Sayyid Muhammad Al Maliki, Mekah.
Dia berdomisili dan memusatkan aktivitasnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, yang memang dikenal sebagai salah satu pusat komunitas Arab dan dakwah di Jakarta.
Sebagai pemimpin dari Majelis Ta'lim Al Khairat di Condet, dia punya majelis yang jadi wadah rutin bagi jamaah untuk pengajian, zikir, dan kajian kitab.
Habib Mahdi dikenal memiliki gaya bicara yang tegas dan lugas. Ia sering menekankan pentingnya menjaga marwah agama dan melindungi umat dari oknum-oknum yang menyalahgunakan atribut keagamaan untuk kepentingan pribadi atau tindakan asusila.
![Syekh Ahmad Al Misry [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/16/84079-syekh-ahmad-al-misry.jpg)
Dalam beberapa waktu terakhir, profilnya identik dengan peran sebagai "Pembela Korban".
Dia tidak hanya fokus pada ceramah di podium, tetapi juga mendampingi para korban pelecehan (khususnya santri) untuk melapor ke pihak kepolisian (Bareskrim/Polda).
Dia gencar menggunakan platform media sosial dan konferensi pers untuk memastikan kasus-kasus yang melibatkan tokoh publik tidak menguap begitu saja.
Karena keberaniannya membongkar kasus besar, beliau kerap berhadapan dengan risiko tinggi, termasuk laporan balik (pencemaran nama baik) hingga ancaman fisik, namun ia tetap konsisten dengan jalur hukum.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah