- Keluarga Sonny Septian dan Fairuz A. Rafiq melaporkan akun penyebar hoaks perceraian ke pihak berwajib di Jakarta, Rabu 29 April 2026.
- Pelaku menggunakan teknologi AI dan video lawas untuk memanipulasi informasi, sehingga memicu dampak psikologis negatif bagi Sonny Septian.
- Kuasa hukum memberikan ultimatum 2x24 jam bagi pemilik akun untuk menghapus konten fitnah atau menghadapi ancaman pasal UU ITE.
Suara.com - Keluarga besar Sonny Septian dan Fairuz A. Rafiq resmi mengambil langkah hukum untuk menindak akun-akun media sosial yang menyebarkan hoaks perceraian.
Melalui kuasa hukumnya, keluarga memberikan ultimatum 2x24 jam bagi para pemilik akun untuk menghapus konten fitnah tersebut atau menghadapi proses hukum yang lebih berat.
Langkah tegas ini diumumkan dalam konferensi pers di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu, 29 April 2026.
Kuasa hukum keluarga, Ina Rachman, menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan sejumlah akun yang dianggap paling bertanggung jawab atas kegaduhan ini.
"Saat ini yang kami laporkan sudah ada empat akun, tapi ada dua akun besar yang sedang kami proses penelusuran siapa pemiliknya, tinggal menunggu panggilan saja. Sekali lagi ditegaskan, dalam waktu 2x24 jam kalau memang pemberitaan itu masih ada dan belum di-take down, kami akan mengambil tindakan lebih tegas lagi," kata Ina Rachman.
Ina menambahkan bahwa ancaman hukuman bagi para pelaku tidak main-main karena menyangkut manipulasi informasi elektronik.
"Kami telah melaporkan pencemaran nama baik, fitnah, penyebaran berita bohong, serta manipulasi informasi elektronik yang dapat dijerat antara lain dengan Pasal 433, 434, 263 KUHP, serta Pasal 27A jo Pasal 45 ayat 4 UU ITE," jelasnya.

Manipulasi Video Lawas dan Teknologi AI
Pihak keluarga menyoroti cara kerja penyebar hoaks yang dinilai sangat terencana.
Akun-akun tersebut menggunakan potongan video lama saat Fairuz berada di pengadilan untuk kasus berbeda, lalu menyuntingnya seolah-olah dia sedang menggugat cerai Sonny.
"Semakin berkembang, semakin ada narasi, semakin ada gambar-gambar di persidangan yang seolah-olah membuat adik saya di-bully. Pakai AI ya kan," ucap Elma Theana, kakak kandung Sonny Septian dalam kesempatan yang sama.
"Saya lihat benar-benar itu yang jutaan penonton itu efeknya luar biasa. Walaupun ada sebagian tahu itu hoaks, tapi lebih banyak yang kemakan," tambahnya.
Dampak dari manipulasi teknologi ini sangat masif. Salah satu akun YouTube bahkan tercatat meraup hingga tujuh juta penonton.
Hal ini membuat informasi bohong tersebut dipercaya oleh masyarakat luas, termasuk keluarga besar mereka di luar kota.
![Elma Theana. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/13/14410-elma-theana.jpg)
Elma Theana Menangis Lihat Kondisi Mental Sonny