Suara.com - Nia Damanik yang menyalurkan ART bernama Hera ke rumah Erin mantan istri Andre Taulany baru-baru ini memberikan kesaksian.
Nama Kenzy Taulany disebut. Anak kedua Andre Taulany dan Erin itu diceritakan menjadi salah satu saksi yang melihat ibunya menganiaya ART.
"Katanya setiap hari kepalanya diginikan (didorong). Dimaki lah, dikata-kata kasar. Kata Hera 'Ya udah sabarin aja mungkin ibunya lagi kesel,'" cerita Nia.
Hera ART Erin awalnya tidak melawan meski sering dimaki dengan kata-kata kasar.
Namun Hera akhirnya berani melawan saat Erin mulai main tangan.
"Karena berhubung main tangan, makanya dia laporan. Karena dia laporan, HP-nya dibanting katanya. Terus gajinya ditahan," beber Nia.
"Ada anaknya juga di situ, si Kenzy. Jadi lihat kan. Kemarin diperlakukan seperti itu si Kenzy-nya tau," imbuhnya.
Kenzy Taulany diceritakan langsung menelepon sang ayah. Namun Andre Taulany lagi-lagi tak mau ikut campur.
"Dia (Kenzy) langsung telepon Ko Andre-nya. Dia nelpon papanya karena dia sama mamanya takut," kata Nia.
Bukan hanya ditendang kepalanya, Hera ART Erin diceritakan juga pernah diancam dengan pisau.
"Saya kepikirannya dia kenapa-napa memang, kenyataannya dia diancam pakai pisau dapur," tutup Nia.
![Erin Taulany melaporkan aku Threads yang mengungkap dirinya melakukan kekerasan terhadap seorang ART. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/30/14484-erin-taulany.jpg)
Dalam liputan eksklusif Cumcumi, diperlihatkan pula dua lembar kertas dengan tulisan tangan ART Erin mantan isti Andre Taulany.
"Bapak/ibu, tolong siapa pun. Tolong saya. Bantu saya keluar dari rumah ini. Saya takut. Saya kerja di sini nggak tenang. Tiap hari dicaci maki. HP saya ditahan," tulisnya.
"Saya nggak bisa minta bantuan lewat HP karena HP saya disita. Saya takut dipukulin seperti teman saya," lanjutnya.