- Chef Arnold dihujat warganet setelah mengeluh terpaksa menaikkan harga menu restoran akibat pelemahan rupiah yang melambungkan biaya impor daging sapi.
- Warganet ramai-ramai menyindir dan mengungkit jejak digital Chef Arnold sebagai pendukung vokal pasangan pemenang Pemilu 2024 (Prabowo-Gibran) saat mendapati dirinya mengeluhkan kondisi ekonomi.
- Chef Arnold menegaskan keluhannya murni soal dampak ekonomi riil terhadap pelaku usaha, bukan berniat memicu perdebatan politik.
Menanggapi berbagai serangan yang mengaitkan bisnisnya dengan ranah politik, Chef Arnold menegaskan bahwa keluhannya murni soal dampak ekonomi yang dia rasakan sebagai pelaku usaha, bukan untuk memicu perdebatan politik.
"Enggak! Saya menyindir dolar dan efeknya ke semua kalangan. Persetan dibilang buzzer kampret atau apa pun. Masih satu negara, urip matek (hidup mati) ya negaranya sama," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Chef Arnold memang dikenal aktif di media sosial dan tidak jarang terlibat dalam perdebatan terbuka dengan pengikutnya.
Sebelumnya, dia kerap memberikan edukasi soal perhitungan harga makanan food cost, namun kali ini dia justru terjebak dalam arus kritik tajam dari publik yang menilai dirinya kurang peka dengan situasi ekonomi masyarakat yang lebih luas.
Hingga saat ini, unggahan tersebut masih terus dibanjiri komentar.
Sebagian warganet menganggap sang koki baru merasakan dampak ekonomi yang sebenarnya setelah bisnisnya terkena imbas langsung, sementara yang lain terus menagih janji perubahan yang pernah disuarakan oleh figur-figur publik yang mendukung pasangan calon tersebut.