Film Tanah Runtuh Berlatar Konflik Poso, Kamera Bergerak Liar Jadi Tantangan Pemain

Yazir F, Tiara Rosana

Selasa, 09 Juni 2026 | 15:13 WIB
Film Tanah Runtuh Berlatar Konflik Poso, Kamera Bergerak Liar Jadi Tantangan Pemain
Berturut-turut pemain serta sutradara film Tanah Runtuh, Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Senin, 8 Mei 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
baca 10 detik
  • Sutradara Rudi Soedjarwo merekayasa syuting seperti kejadian nyata tanpa patokan skrip kaku agar emosi dan reaksi pemain muncul secara alami.
  • Para aktor harus selalu sigap karena kamera bergerak liar, bahkan mereka menjalani latihan simulasi intensif selama dua bulan.
  • Berlatar konflik Poso dan siap tayang 25 Juni 2026, film ini berfokus pada sisi kemanusiaan anak-anak korban konflik, bukan pada masalah politiknya.

Suara.com - Film Tanah Runtuh garapan sutradara Rudi Soedjarwo bukan cuma menawarkan kisah emosional tentang keluarga yang tercerai berai akibat konflik. Di balik layar, proses pembuatannya dilakukan dengan cara yang tak biasa.

Rudi Soedjarwo mengaku sengaja menciptakan situasi yang terasa nyata agar para pemain, terutama anak-anak, bisa bereaksi secara alami di depan kamera.

"Bahkan pelan-pelan saya mau menggeser kata 'adegan' jadi 'kejadian' sebenarnya. Karena kadang-kadang adegan ini bawaannya kan akting. Tapi bagi yang belum pengalaman, itu kan untuk membayangkannya susah," kata Rudi Soedjarwo saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Senin, 8 Juni 2026.

Menurut Rudi, pendekatan tersebut dipilih karena Tanah Runtuh banyak bertumpu pada emosi para karakter, khususnya dua anak yang terpisah dari ibunya di tengah situasi konflik.

Karena itu, lingkungan di sekitar pemain harus terasa hidup dan realistis agar reaksi yang muncul tak terlihat dibuat-buat.

"Yang kita share ke penonton emosional, emosi kan. Film akan bisa menarik penonton untuk peduli sama karakter kalau mereka terpancing secara emosi. Kalau situasinya enggak dibuat realistis, bagaimana mereka bisa bereaksi?" terangnya.

Rudi bahkan menyebut proses syuting lebih mirip merekayasa sebuah peristiwa daripada merekam adegan film.

"Kita berkonspirasi merekayasa peristiwa ini supaya penonton percaya. Kamera hanya merekam kejadian itu. Kejadiannya yang harus benar," kata sutradara 54 tahun tersebut.

Metode itu membuat para pemain harus selalu siap selama proses pengambilan gambar berlangsung.

baca juga

Vino G. Bastian yang memerankan Idham mengatakan kamera bergerak sangat bebas dan bisa menangkap siapa saja kapan saja. Akibatnya, seluruh pemain harus terus berada dalam karakter tanpa mengetahui kapan kamera akan mengarah kepada mereka.

Vino G Bastian, salah satu pemain film Tanah Runtuh saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Senin, 8 Mei 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
Vino G Bastian, salah satu pemain film Tanah Runtuh saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Senin, 8 Mei 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].

"Kameranya liar banget. Bisa tiba-tiba dekat, tiba-tiba menjauh. Jadi kita memang harus melupakan kamera. Jangan selalu sadar ada kamera. Kita harus siap ketika kamera itu tiba-tiba ke kita," kata Vino.

Suami Marsha Timothy itu mencontohkan salah satu adegan besar yang melibatkan banyak pemain dalam satu lokasi. Berbeda dengan syuting konvensional yang biasanya dilakukan per sudut pengambilan gambar, seluruh aktivitas dalam ruangan harus berjalan bersamaan.

"Di sana harus tembak-tembakan, di sini harus tembak-tembakan. Jadi nggak bisa kamera ke sana terus yang lain santai. Semuanya harus jalan, semuanya harus real," bebernya.

Pendekatan tersebut membuat proses persiapan film berlangsung cukup panjang. Rudi mengungkap para pemain menjalani latihan lebih dari dua bulan, bahkan lebih lama dibanding masa syuting.

Latihan itu pun tidak dilakukan dengan cara membaca naskah di dalam ruangan. Para pemain langsung menjalani simulasi situasi yang akan mereka hadapi saat syuting.

"Kita aja simulasi naik motor ya naik motor beneran," timpal Sigi Wimala.

Sigi Wimala, salah satu pemain film Tanah Runtuh saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Senin, 8 Mei 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
Sigi Wimala, salah satu pemain film Tanah Runtuh saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Senin, 8 Mei 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].

Vino menambahkan selama proses latihan, para pemain lebih banyak berdiskusi mengenai situasi yang akan terjadi ketimbang menghafal dialog.

"Hampir nggak pernah duduk di meja untuk membahas skrip. Kita lebih banyak diskusi, 'kalau kejadiannya kayak gini, ngomongnya apa?' Pas syuting juga udah enggak ada yang pegang skrip," ucap Vino.

Salah satu tantangan terbesar dalam film ini adalah kehadiran aktor Down Syndrome bernama Ridho yang memerankan karakter Ringgo.

Alih-alih memaksanya mengikuti naskah secara ketat, tim produksi justru menyesuaikan adegan dengan respons spontan yang muncul dari Ridho.

"Kita tidak pernah membebani Ridho harus adegan seperti ini atau begitu. Apa yang dia lakukan justru kita manfaatkan untuk adegan. Jadi semuanya didapat natural dan organik banget," kata Vino.

Rudi mengaku pendekatan terhadap Ridho memang berbeda dalam hal membangun suasana. Namun tujuannya tetap sama, yakni mengeluarkan kemampuan terbaik sang pemain.

"Kita harus memahami dia. Apa kelebihannya, apa kecenderungannya, lalu menciptakan situasi supaya semuanya bisa keluar secara alami," tutur Rudi.

Pendekatan realistis tersebut bahkan sempat membuat sejumlah pemain figuran dan warga sekitar mengira adegan intens yang sedang direkam benar-benar terjadi.

"Kadang karena kejadiannya dibuat terlalu real, ekstras di sana jadi bingung. Mereka kaget beneran, malah freeze," ujar Sigi sambil tertawa.

Tanah Runtuh merupakan film drama kemanusiaan yang diproduksi Denny Siregar Production dan disutradarai Rudi Soedjarwo. Film ini dibintangi Vino G. Bastian, Sigi Wimala, Ridho Khaliq, Yoan, Tike Priatnakusumah, Agnes Naomi, Sari Koeswoyo, hingga Jerry Likumahwa.

Film tersebut mengisahkan dua anak, Kai dan Ringgo, yang terpisah dari sang ibu di tengah konflik yang melanda Poso, Sulawesi Tengah. Dalam perjalanan mencari ibunya, mereka bertemu seorang polisi bernama Idham yang diperankan Vino G. Bastian.

Meski berlatar konflik Poso, para pembuat film menegaskan bahwa Tanah Runtuh tidak berfokus pada konflik politik maupun pertikaian yang terjadi saat itu. Film ini lebih menyoroti sisi kemanusiaan dan perjuangan anak-anak yang menjadi korban situasi tersebut.

Tanah Runtuh dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Film Dan Bandung Membuktikan Formula Lama Masih Bisa Berarti

Film Dan Bandung Membuktikan Formula Lama Masih Bisa Berarti

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Memahami Gejolak Konflik Kerusuhan Film Tanah Runtuh dari Kacamata Anak

Memahami Gejolak Konflik Kerusuhan Film Tanah Runtuh dari Kacamata Anak

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:00 WIB

Ulasan Film Tanah Runtuh: Tragedi Kemanusiaan Poso yang Menguras Air Mata

Ulasan Film Tanah Runtuh: Tragedi Kemanusiaan Poso yang Menguras Air Mata

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:00 WIB

Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh

Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:10 WIB

Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran

Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran

Entertainment | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:23 WIB

Comeback Lewat Film Desember Jani, Sigi Wimala Juga Siap Rilis Novel

Comeback Lewat Film Desember Jani, Sigi Wimala Juga Siap Rilis Novel

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 21:00 WIB

Rudi Soedjarwo Garap Film Saat Menghadap Tuhan, Dari Keresahan Takut Salah Didik Anak

Rudi Soedjarwo Garap Film Saat Menghadap Tuhan, Dari Keresahan Takut Salah Didik Anak

Entertainment | Kamis, 30 Mei 2024 | 14:57 WIB

Film Primbon: Horor dengan Balutan Budaya Jawa

Film Primbon: Horor dengan Balutan Budaya Jawa

Your Say | Kamis, 08 Februari 2024 | 14:00 WIB

Tips Pakai Sunscreen untuk Kulit Berkeringat Saat Olahraga dari Sigi Wimala, Bisa Ditiru Nih!

Tips Pakai Sunscreen untuk Kulit Berkeringat Saat Olahraga dari Sigi Wimala, Bisa Ditiru Nih!

Lifestyle | Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:07 WIB

Film Satria Dewa: Gatotkaca Hadir di Bioskop Mulai 9 Juni 2022

Film Satria Dewa: Gatotkaca Hadir di Bioskop Mulai 9 Juni 2022

Foto | Selasa, 07 Juni 2022 | 08:42 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×