- Penyanyi Givri Taj menjalani prosedur operasi pembentukan tubuh di Beauty Medika Hospital, Ho Chi Minh City, Vietnam.
- Givri resmi menjadi duta merek rumah sakit tersebut setelah puas dengan hasil operasi sedot lemaknya.
- Ia menganggap fasilitas medis di Vietnam lebih maju dibandingkan Indonesia karena tidak dianggap sebagai hal tabu.
Menurutnya, prosedur operasi plastik di Indonesia masih sering dipandang negatif dan dianggap sebagai hal yang tabu oleh sebagian masyarakat.
"Karena di Indonesia operasi plastik itu masih dianggap hal yg melanggar agama dan hal yang tabu untuk dilakukan. Sementara di Vietnam operasi plastik itu sudah seperti kebutuhan," ungkapnya.
"Otomatis pengalamannya jauh lebih banyak di banding Indonesia baik itu dari obat-obatannya ataupun skill dari dokternya," tambahnya.
Meski telah menjalani berbagai prosedur pada tubuhnya, Givri menegaskan bahwa perubahan pada wajahnya masih sangat minimal.
Ia mengaku hanya melakukan operasi pada bagian kelopak mata untuk memperbaiki bentuk yang sebelumnya tidak simetris.
"Kalau untuk tubuh saya sudah sangat puas. Untuk wajah, saya hanya operasi kelopak mata karena kanan dan kiri saya tidak sama tinggi. Jadi saya ingin membuatnya lebih simetris, bukan mengubah wajah," tuturnya.
Ia pun menegaskan bahwa wajahnya saat ini masih mempertahankan karakter aslinya.
Namun, Givri tidak menutup kemungkinan suatu saat akan menjalani prosedur lain apabila dirasa diperlukan.
"Selebihnya wajah saya masih original. Tapi saya juga tidak menutup kemungkinan kalau suatu hari nanti operasi hidung atau bagian wajah lain yang memang bisa mengubah penampilan," bebernya.
"Untuk sekarang saya masih belum ingin mengubah wajah, kecuali untuk memperbaiki," pungkasnya sambil tertawa.