Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini

Galih Prasetyo

Selasa, 01 September 2026 | 12:00 WIB
Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini
Viral Beton Bawah Tol Disebut Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya
baca 10 detik
  • Situs Boatos.org menyatakan video viral orang tinggal di bawah jalan tol adalah hoaks.
  • Rekaman tersebut terbukti dibuat menggunakan kecerdasan buatan karena memiliki banyak kejanggalan visual.
  • Narasi kos-kosan rahasia seharga Rp2,5 juta per tahun di bawah jembatan sama sekali tidak benar.

Suara.com - Video yang memperlihatkan sejumlah orang seolah-olah tinggal di bawah struktur beton jalan tol viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, area di bawah jalan tampak disulap menjadi tempat tinggal lengkap dengan sejumlah perabot rumah tangga.

Orang-orang yang terlihat dalam video juga tampak menjalani aktivitas sehari-hari layaknya berada di dalam rumah.

Kondisi tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi dari warganet mengenai lokasi sebenarnya dari video tersebut.

Narasi yang menyertai video bahkan menyebut sebuah jembatan beton disulap menjadi "kos-kosan rahasia" dengan tarif Rp2,5 juta per tahun.

Informasi tersebut membuat sebagian pengguna media sosial menduga kejadian itu berlangsung di Indonesia.

Namun, benarkah video tersebut merupakan rekaman nyata di Indonesia?

Video Beton Bawah Tol Ternyata Bukan Kejadian Nyata

Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan Boatos.org, klaim mengenai keluarga yang tinggal di bawah jalan layang tersebut dinyatakan tidak benar. Video itu bukan dokumentasi nyata mengenai sebuah keluarga yang menjadikan ruang di bawah jalan sebagai tempat tinggal.

baca juga

Boatos.org menyebut rekaman tersebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Sejumlah kejanggalan pada gambar dan pergerakan objek menjadi petunjuk bahwa video tersebut bukan rekaman dokumenter dari kejadian di dunia nyata.

Dalam video terlihat sejumlah orang dewasa dan anak-anak berada di ruang yang dilengkapi furnitur, televisi lama hingga jemuran pakaian.

Sekilas, tampilan tersebut memang dibuat menyerupai kehidupan sebuah keluarga di bawah struktur jalan layang.

Namun, ketika diperhatikan lebih detail, terdapat sejumlah ketidaksesuaian visual yang sulit terjadi dalam rekaman nyata.

Viral Beton Bawah Tol Disebut Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya [Tangkap layar X]
Viral Beton Bawah Tol Disebut Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya [Tangkap layar X]

Ada Kejanggalan dalam Gerakan Video

Salah satu petunjuk terlihat dari pergerakan jemuran pakaian yang dinilai tidak alami.

Selain itu, terdapat bagian video yang memperlihatkan sebuah bus masuk ke struktur bangunan dengan arah pergerakan yang tidak sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitarnya.

Keanehan juga terlihat pada perubahan penampilan orang-orang yang ada dalam video.

Beberapa bagian tubuh dan objek tampak berubah secara tidak konsisten, karakteristik yang kerap muncul dalam konten hasil generatif AI.

Boatos.org juga menyoroti posisi ruang yang disebut sebagai tempat tinggal tersebut.

Area itu terlihat berada pada posisi yang sulit diakses secara fisik di bawah struktur jalan layang.

Bukan di Indonesia, Brasil, atau Nigeria

Video tersebut sebelumnya beredar dengan berbagai klaim lokasi.

Salah satu versi menyebut kejadian itu berlangsung di Salvador, Brasil, sementara versi lainnya mengklaim lokasi berada di Lagos, Nigeria.

Namun, kedua klaim tersebut juga tidak terbukti.

Hasil pemeriksaan fakta menyatakan tidak ada keluarga maupun tempat tinggal nyata seperti yang digambarkan dalam video tersebut di kedua kota itu.

Artinya, video viral yang kemudian dikaitkan dengan berbagai lokasi merupakan konten yang dibuat menggunakan AI dan diberi narasi berbeda-beda setelah menyebar di internet.

Narasi Kos-kosan Rp2,5 Juta Setahun Juga Menyesatkan

Dengan demikian, narasi yang menyebut beton bawah jalan tol atau jembatan disulap menjadi kos-kosan rahasia dengan tarif Rp2,5 juta per tahun tidak dapat dijadikan informasi faktual.

Video tersebut memang menampilkan gambaran yang seolah-olah menunjukkan kehidupan keluarga di bawah jalan layang.

Namun, adegan itu merupakan simulasi digital, bukan bukti adanya tempat tinggal semacam itu di Indonesia.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana konten AI dapat dibuat sedemikian realistis sehingga mudah dipercaya ketika disertai narasi yang menyentuh isu sosial.

Karena itu, pengguna media sosial perlu lebih berhati-hati sebelum menyimpulkan lokasi maupun kebenaran sebuah video viral.

Terlebih, video yang menampilkan kondisi ekstrem dan memancing emosi sering kali lebih cepat mendapatkan perhatian dan dibagikan ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Massa Unjuk Rasa Masuk Tol Kedoya, Jasa Marga (JSMR) Buka Suara

Massa Unjuk Rasa Masuk Tol Kedoya, Jasa Marga (JSMR) Buka Suara

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Imbas Demo di DPR, Jasa Marga Imbau Hindari Ruas Tol Dalam Kota, Ini Pengalihan Rute Tol

Imbas Demo di DPR, Jasa Marga Imbau Hindari Ruas Tol Dalam Kota, Ini Pengalihan Rute Tol

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Mencekam, 60 Jemaah Masjid Diculik Saat Salat, Dibawa Masuk ke Hutan

Mencekam, 60 Jemaah Masjid Diculik Saat Salat, Dibawa Masuk ke Hutan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:10 WIB

21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir  Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif

21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×