- Sulaiman Albasyari asal Bekasi sukses viral di TikTok berkat video gim Mobile Legends pada Januari 2026.
- Ia hanya menggunakan ponsel Android untuk memproduksi konten berkualitas tinggi tanpa perangkat studio yang mahal.
- Berkat konten yang ramah anak dan konsisten, ia meraih popularitas serta penghasilan dari berbagai acara komunitas resmi.
Saking setianya pada kesehatan algoritme akunnya, Sulaiman bahkan berani mengambil langkah ekstrem dengan menolak berbagai tawaran kerja sama komersial, termasuk dari penyedia layanan top-up game.
Ia khawatir promosi yang tidak tepat bisa merusak jangkauan (reach) kontennya di masa depan.
Konten Ramah Anak dan Etika Berkomunikasi
Sadar bahwa audiens game didominasi oleh anak-anak dan remaja, Sulaiman memilih untuk menjadi pembeda di tengah maraknya kreator yang menggunakan bahasa kasar atau "toxic".
"Batasan saya itu buat anak-anak. Ucapan harus dijaga, harus ramah, dan tidak boleh toxic. Itu prinsip saya," imbuhnya.
Sikap ini rupanya membuahkan hasil manis. Meski ia membatasi kerja sama iklan, pundi-pundi rupiah tetap mengalir deras melalui keterlibatannya dalam berbagai acara komunitas dan event resmi Mobile Legends.
Menatap Masa Depan
Meski kini berada di puncak popularitas, Sulaiman tetap membumi. Ia sadar betul bahwa dunia media sosial sangat dinamis dan trafik bisa anjlok kapan saja.
Namun, ia telah membulatkan tekad untuk tetap berkarier sebagai kreator konten hingga lima tahun ke depan.
Kisah Sulaiman Albasyari adalah bukti nyata bahwa di era ekonomi kreator saat ini, keterbatasan perangkat bukan penghalang untuk sukses.
Dengan kreativitas, pemahaman strategi platform, dan integritas dalam bertutur, sebuah ponsel Android di tangan yang tepat bisa menjadi mesin pengubah nasib.