Suara.com - Prajurit TNI AL pengawak KRI Teluk Bintuni-520 menembakan amunisi 'trasher' dari meriam 40 mm dalam simulasi Anti Air Rapid Open Fire Exercice (AAROFEX) ketika berlayar di Laut Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (9/4/2021) malam. Penembakan reaksi cepat anti udara dengan sasaran 'flare' atau peluru suar tersebut guna meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit serta unsur Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]
Penembakan Meriam Anti Udara di Laut Natuna
Oke Atmaja Suara.Com
Sabtu, 10 April 2021 | 15:00 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
Pesawat TNI AL Bonanza G36 Crash Landing di Juanda, Awak Selamat dan Hanya Alami Kerusakan Ringan
30 Januari 2026 | 17:10 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Foto | 09:00 WIB
Foto | 08:00 WIB
Foto | 07:00 WIB
Foto | 05:00 WIB
Foto | 20:07 WIB
Foto | 19:47 WIB
Foto | 19:15 WIB
Foto | 18:47 WIB