Suara.com - Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok membawa meja sebelum mengikuti ujian di tenda darurat, di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Jumat (5/6/2026).
Pihak sekolah mengunakan tenda darurat sebagai tempat belajar mengajar karena keterbatasan ruang kelas dan fasilitas sekolah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi akhir November 2025.
Kerusakan akibat banjir bandang tidak hanya menghancurkan ruang kelas, tetapi juga ruang UKS, perpustakaan, kantor guru, serta rumah dinas guru. Dua sekolah di Kecamatan Pante Ceureumen, termasuk SDN Alue Lhok, dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Dinas Pendidikan Aceh Barat sebelumnya mencatat sedikitnya 32 sekolah dasar terdampak banjir, sementara aktivitas belajar sempat terhenti di puluhan sekolah. Hingga kini, siswa dan guru masih berharap rehabilitasi gedung segera dilakukan agar kegiatan belajar kembali normal. [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/kye]