Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 7.882.165 pelanggan menggunakan layanan kereta api Public Service Obligation (PSO) selama Januari–Mei 2026. Jumlah tersebut meningkat 7,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 7.303.687 pelanggan.
Peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan layanan kereta api bersubsidi masih menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak jauh maupun lokal. Layanan tersebut didukung pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dengan tarif yang terjangkau.
Dari total pelanggan tersebut, KA Jarak Jauh PSO melayani 4.951.267 pelanggan atau naik 5,1 persen dibanding Januari–Mei 2025 yang mencapai 4.709.193 pelanggan. Layanan ini menghubungkan berbagai kota di Jawa dan Sumatra dengan biaya perjalanan yang lebih ekonomis.
Sementara itu, KA Lokal PSO melayani 2.930.898 pelanggan atau meningkat 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.594.494 pelanggan. Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan mobilitas jarak dekat dan menengah di berbagai daerah.
KAI terus menjaga kualitas layanan PSO melalui peningkatan keselamatan perjalanan, kebersihan sarana, keteraturan operasional, serta kemudahan akses informasi dan pemesanan tiket guna mendukung mobilitas masyarakat di berbagai wilayah.