Suara.com - Jatim Media Summit (JMS) 2026 sukses digelar di Whiz Luxe Hotel Spazio, Surabaya, Kamis (30/7/2026). Forum bertema "Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Transformasi Beyond Media Jawa Timur" itu membahas strategi transformasi industri media di tengah disrupsi AI dan penurunan pasar iklan digital.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai Jawa Timur memiliki potensi besar menjadi lokomotif ekonomi kreatif nasional. Pemerintah juga tengah menyiapkan Perpres Peta Jalan AI dan Perpres Etika AI agar pemanfaatan kecerdasan buatan tetap mendukung kreativitas manusia.
Sekretaris Daerah Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan peran wartawan dalam melakukan verifikasi lapangan tidak akan tergantikan AI. Menurutnya, kekuatan utama media bukan sekadar kecepatan, melainkan akurasi, tanggung jawab, dan kepercayaan publik.
Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono mengungkapkan trafik media nasional turun 40-46 persen dalam setahun terakhir akibat perubahan algoritma global dan pergeseran pola konsumsi informasi. Karena itu, media didorong mengembangkan bisnis di luar model berbasis page views dan AdSense.
Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi untuk memperkuat ekosistem media dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui pembentukan Jatim Kreatif Media Kolektif serta pengembangan KEK Singhasari sebagai pusat industri kreatif nasional yang terhubung dengan berbagai mitra internasional.
Pada sesi penutup, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memaparkan penetrasi internet di daerah mencapai 83,41 persen dengan mayoritas pengguna berasal dari kalangan milenial dan Gen Z. Pemprov pun mengembangkan program literasi digital CERDIK dan AI Talent Factory guna menyiapkan talenta digital. [Suara.com/Alfian Winanto]