Datang ke Ruang Rapat Sambo dan Putri Paling Akhir, Bharada E Hanya Bisa Lakukan Ini

fresh Suara.Com
Senin, 22 Agustus 2022 | 00:07 WIB
Datang ke Ruang Rapat Sambo dan Putri Paling Akhir, Bharada E Hanya Bisa Lakukan Ini
Bharada E dan Ferdy Sambo

Fresh.suara.com - Pengacara Bharada E, Ronny Talapessy, mengungkap sejumlah hal terkait pengakuan dari kliennya. Menurut Ronny, Richard Eliezer alias Bharada E, ternyata tak diberitahu alasan eksekusi Brigadir J.

Ronny mengatakan, sebelum dilakukan eksekusi terhadap Brigadir J, orang-orang yang terlibat dalam pembunuhan berencana tersebut berkumpul di sebuah ruangan di lantai 3 rumah dinas Ferdy Sambo. Kala itu, kliennya, Bharada E, dipanggil paling akhir untuk masuk ke dalam ruangan tersebut.

Pertemuan tersebut, menurut Talapessy, adalah semacam rapat kecil rahasia untuk menyusun skenario pembunuhan, beberapa jam sebelum eksekusi. Ketika masuk ke dalam ruangan, Bharada E mendapati Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo sedang membicarakan tentang Brigadir J. Ferdy Sambo, menurut pengakuan Bharada E, saat itu sangat marah, dan Putri terlihat menangis.

"Jadi memang ada proses waktu di lantai 3, ketika klien saya (Bharada E) dipanggil ke dalam suatu ruangan meeting, ruangan rapat bahwa ternyata memang sudah ada Ibu PC ini membicarakan mengenai tentang almarhum Yosua," ujar Ronny Talapessy.

Kala itu, menurut Ronny, Bharada E datang setelah dipanggil oleh RR, juga ajudan Ferdy Sambo. Namun, Bharada E tidak berbicara di rapat tersebut. Namun, Ronny juga tidak memperinci apa yang membuat Ferdy Sambo marah dan Putri menangis.

"Klien saya menyampaikan bahwa waktu kejadian itu Ibu PC dalam keadaan menangis. Kemudian Bapak FS ini dalam keadaan marah. Nanti detailnya, ini kan nanti menjadi pembelaan di pengadilan," ujar Ronny.

Ronny juga mengatakan, Bharada E tidak berbicara sama sekali di ruangan rapat tersebut.

"Jadi perlu saya sampaikan klien saya tidak berbicara tetapi klien saya melihat bahwa ibu PC itu ada di ruangan lantai 3. Jadi pertemuannya itu Ibu PC, Pak FS, kemudian ada saudara RR. Yang terakhir dipanggil adalah Bharada ini, yang panggil itu saudara RR," sambungnya.

Ronny menegaskan, kliennya tidak tahu apa motif penembakan. Ia hanya menerima perintah untuk melakukan eksekusi.

Baca Juga: Bisa Seromantis Ini! Jessica Mila Dilamar Yakup Hasibuan, Jawabannya Bikin Sumringah

"Waktunya sangat pendek. Klien saya menerima perintah itu, kemudian sampai ke TKP (rumah dinas-red) kurang 20 menit. Bharada E menyampaikan di TKP atau rumah sebelumnya di rumah Saguling ada ibu PC," terang dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI