SUARA GARUT - Pada arus mudik lebaran tahun 2023 ini, Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menghentikan operasional delman di jalur mudik.
Pelarangan delman itu lebih diprioritaskan di jalan Nasional Limbangan-Malangbong, nantinya para kusir akan mendapatkan kompensasi dari Pemkab Garut.
Jalan sepanjang 29 Kilometer itu menghubungkan kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung dan Gentong, Kabupaten Tasikmalaya.
"Harapannya agar tidak terjadi kemacetan di jalur utama mudik, karena delman itu jalannya lambat," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefuloh, pada Wartawan, Rabu, (05/04/2023)
Selama tidak beroperasi, para pengemudi delman akan mendapatkan batuan sosial dari pemerintah sebesar Rp 525.000. Bantuan itu dianggap sebagai pengganti penghasilan para pengemudi delman sebesar Rp75.000 setiap hari.
Bantuan sosial itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Garut.
Pengemudi delman yang dapat bantuan sebanyak 81 orang diantaranya, 63 orang yang biasa beroperasi di wilayah Limbangan, dan 18 orang dari Kecamatan Malangbong.
Program penghentian operasional delman ini bukanlah kali pertama, Pemerintah Kabupaten Garut telah menggelar kegiatan itu selama 9 tahun berturut-turut.
Angkutan tradisional tersebut, akan mulai bersih di jalur mudik sejak H-3 sampai H+4 lebaran.
Baca Juga: Nagita Slavina Sebut Kecerobohan Terbesarnya Pilih Suami, Raffi Ahmad Diminta Waspada
Sementara delman yang beroperasi di jalan provinsi dan Kabupaten, tidak dilakukan pelarangan operasi.
Seperti jalur Kadungora-Leles, Bundaran Tarogong dan Pasar Wanaraja.
Alasannya karena bila terjadi kemacetan, banyak jalan alternatif yang bisa dilalui. Berbeda dengan di jalur Limbangan, yang hanya satu jalur di jalan raya saja.(*)
Editor: Seno