Respon Guru Honorer Situbondo Terancam Batal Diangkat ASN PPPK 2023, Bamsoet Buka Suara, Begini Katanya

Suara Garut | Suara.com

Rabu, 07 Juni 2023 | 09:05 WIB
Respon Guru Honorer Situbondo Terancam Batal Diangkat ASN PPPK 2023, Bamsoet Buka Suara, Begini Katanya
Respon Guru Honorer Situbondo Terancam Batal Diangkat ASN PPPK 2023, Bamsoet Buka Suara, Begini Katanya. (Foto: Tangkapan layar/ Instagram @Bamsoet)

SUARA GARUT - Permasalahan 320 guru honorer lulus Passing Grade (PG) terancam batal diangkat ASN PPPK akhirnya sampai ke meja Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Senayan Jakarta.

Merespon persoalan yang terjadi dengan 320 guru honorer lulus PG di Kabupaten Situbondo tersebut Bamsoet akhirnya buka suara.

Menurut Politisi Partai Golkar itu, Indonesia masih kekurangan tenaga pengajar, sehingga kesejahteraan, kualitas, dan kuantitas guru tiap daerah perlu diperjuangkan.

Bamsoet meminta pemerintah, terutama Kemendikbudristek, Kemenkeu, Kemenpan-RB, dan Pemerintah daerah (Pemda) dapat membenahi mendalam persoalan guru PPPK yang kerap terjadi di daerah.

"Diantaranya dengan meleksanakan komitmen pemerintah untuk menganggkat guru honorer yang telah lulus seleksi untuk menjadi PPPK," kata Bamsoet.

Terkait 320 guru honorer lulus PG di Situbondo yang terancam batal diangkat ASN PPPK 2023, sambung Bamsoet, terjadi karena berbagai persoalan.

Bamsoet meminta komitmen Pemda Situbondo dapat memperjuangkan 320 guru honorer tersebut agar segera dilantik menjadi ASN PPPK.

Upaya tersebut kata Bamsoet baik melalui pengusulan kembali formasi, ataupun segera berupaya agar APBD bisa mencukupi untuk memenuhi kebutuhan guru ASN PPPK.

"Baik pengusulan kembali, atau berupaya APBD dapat mencukupi kebutuhan guru PPPK," katanya.

Selain itu, dia meminta pemerintah pusat dan pemda mengevaluasi permasalahan yang terjadi.

"Mendalami faktor-faktor yang menyebabkan terhambatnya pelantikan guru honorer menjadi ASN PPPK," ujarnya.

Meski begitu, dia juga meminta agar kuota guru dalam seleksi PPPK disesuaikan dengan APBD, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2022.

"Dalam memenuhi kebutuhan pengadaan ASN, belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen komposisi APBD," Pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belanja Pegawai Lebih dari 30 Persen, Guru Lulus Passing Grade Situbondo Terancam Batal Diangkat ASN PPPK 2023

Belanja Pegawai Lebih dari 30 Persen, Guru Lulus Passing Grade Situbondo Terancam Batal Diangkat ASN PPPK 2023

| Selasa, 06 Juni 2023 | 18:45 WIB

Penyerahan SK ASN PPPK Guru 2022 di Kabupaten Garut Masih Belum Pasti, Sebabnya Ini

Penyerahan SK ASN PPPK Guru 2022 di Kabupaten Garut Masih Belum Pasti, Sebabnya Ini

| Senin, 05 Juni 2023 | 19:50 WIB

Guru P1 Simak Kabar Penting dari Kemenpan-RB Soal Rekrumen ASN PPPK 2023, Kuncinya Ada Disini

Guru P1 Simak Kabar Penting dari Kemenpan-RB Soal Rekrumen ASN PPPK 2023, Kuncinya Ada Disini

| Minggu, 04 Juni 2023 | 19:01 WIB

Terkini

7 Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh Harga Rp11 Jutaan, Sekali Ngecas Bisa Ngebut sampai 150 Km

7 Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh Harga Rp11 Jutaan, Sekali Ngecas Bisa Ngebut sampai 150 Km

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:47 WIB

Konten Clara Shinta 'Kok Bisa Selingkuh' Kembali Viral, Kini Disebut Kena Ain

Konten Clara Shinta 'Kok Bisa Selingkuh' Kembali Viral, Kini Disebut Kena Ain

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 20:45 WIB

Sudah Diborgol, Kepala Pria Ini Tetap Diinjak Polisi, Video di Lubuklinggau Viral Picu Empati

Sudah Diborgol, Kepala Pria Ini Tetap Diinjak Polisi, Video di Lubuklinggau Viral Picu Empati

Sumsel | Rabu, 01 April 2026 | 20:43 WIB

Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi

Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 20:42 WIB

Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?

Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:35 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Lebih dari Sekadar Teror, Tumbal Proyek Hadirkan Plot Twist, Thriller, dan Gore Mencekam

Lebih dari Sekadar Teror, Tumbal Proyek Hadirkan Plot Twist, Thriller, dan Gore Mencekam

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Galaxy S25 Ultra Bisa Ditukar Gratis ke S26 Series, Ini Cara dan Syaratnya

Galaxy S25 Ultra Bisa Ditukar Gratis ke S26 Series, Ini Cara dan Syaratnya

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 20:28 WIB

Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran

Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 20:25 WIB

Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia

Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:25 WIB