Alat Sadap Israel Masuk Indonesia, Jual Beli Secara Ilegal

Suara Garut | Suara.com

Senin, 12 Juni 2023 | 16:29 WIB
Alat Sadap Israel Masuk Indonesia, Jual Beli Secara Ilegal
Ilustrasi alat sadap. Teknologi Israel untuk melakukan penyadapan telah masuk ke Indonesia. (Foto: Pixabay.com)

SUARA GARUT - Sumber IndonesiaLeaks mengungkap, praktik tidak lazim dalam importasi alat sadap. Pembeliannya bahkan bisa dilakukan bawah tangan.

Proses transaksi jual beli alat sadap lewat bawah tangan itu dimungkinkan terjadi karena adanya celah, baik dari sisi regulasi maupun mekanisme pemeriksaan di pintu masuk barang dari luar negeri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun IndonesiaLeaks, alat-alat sadap dari luar negeri biasanya 'diselundupkan' melalui barang bawaan penumpang. Modus ini sering ditemukan karena barang sadap yang relatif kecil dan mudah ditenteng penumpang.

Petugas bandara baru bisa mengidentifikasi kalau barang tersebut alat sadap atau bukan kalau masuk melalui X-ray. Sebagian kasus bisa dilacak, sebagian lagi tidak bisa lantaran jenis barang yang sudah diidentifikasi petugas di bandara.

Namun, hal itu akan rumit lagi jika alat sadap atau peretas berbentuk software atau malware base seperti Pegasus atau alat zero click milik Polri. Sebab, pengawasannya akan lebih longgar, karena tidak melalui perdagangan secara fisik.

Citizen Lab menyebut, alat sadap yang masuk ke Indonesia memiliki keragaman bentuk dalam beberapa waktu belakangan. Menurut laporan berjudul Running in Circles Uncovering the Clients of Cyberespionage Firm Circles yang dirilis Citizen Lab pada 1 Desember 2020 mengungkap sosok perusahaan bernama Circles.

Circles dikenal sebagai perusahaan pengawasan yang dilaporkan mengeksploitasi kelemahan dalam sistem ponsel global untuk mengintai panggilan, SMS, dan lokasi ponsel di seluruh dunia. Kuat dugaan Circles terafiliasi dengan NSO Group di Israel.

Pelanggan Circles dapat membeli sistem yang mereka sambungkan ke infrastruktur perusahaan telekomunikasi lokal mereka, atau dapat menggunakan sistem terpisah yang disebut 'Circles Cloud,' yang terhubung dengan perusahaan telekomunikasi di seluruh dunia.

Tim Citizen Lab kemudian mencoba melakukan pemindaian Internet melalui saluran jaringan untuk mendeteksi keberadaan Circle di seluruh dunia. Hasilnya, Citizen Lab menemukan kami menemukan jejak host firewall Check Point yang digunakan dalam penerapan Circles.

"Pemindaian ini memungkinkan kami mengidentifikasi penerapan Lingkaran di setidaknya 25 negara," tulis laporan Citizen Lab. 

Beberapa negara yang teridentifikasi menggunakan Circles di antaranya: Australia, Belgia, Botswana, Cile, Denmark, Ekuador, El Salvador, Estonia, Guinea Khatulistiwa, Guatemala, Hondura, Israel, Kenya, Malaysia, Meksiko, Maroko, Nigeria, Peru, Serbia, Thailand, Uni Emirat Arab (UEA), Vietnam, Zambia, Zimbabwe, dan Indonesia. 

Dalam praktiknya di Indonesia, kode IP Address yang terlacak terdapat dua IP. Pertama dengan kode 203.142.69.82 – 84, kedua dengan kode IP Address 117.102.125.50 – 52. Setelah ditelusuri menggunakan pelacakan IP Addres diketahui bahwa pemilik IP bernama Radika Karya Utama.

Saat mencari di mesin penelusuran perusahaan itu diduga Radika Karya Utama. Lokasi server terindikasi berada di Jawa Barat. 

Tim IndonesiaLeaks melakukan penelusuran, perusahaan ini memperoleh sertifikat kelaikan militer Matkomlek Sistem Komunikasi Taktis Pertempuran Kota pada 2021 dan 2022. Proses sertifikasi bertujuan untuk melakukan upgrading terhadap alat yang dimiliki oleh sebuah instansi.

Perusahaan ini juga tercatat kerap memenangkan pengadaan di kepolisian, Tentara Nasional Indonesia, dan instansi kementerian dengan spesifikasi alat komunikasi khusus. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pegasus Alat Sadap Israel Dipakai Intai Tokoh Politik Indonesia, Prabowo dan Airlangga Disebut Jadi Target

Pegasus Alat Sadap Israel Dipakai Intai Tokoh Politik Indonesia, Prabowo dan Airlangga Disebut Jadi Target

| Senin, 12 Juni 2023 | 15:23 WIB

Bahaya! Bungkam Demokrasi, Indonesia Datangkan Alat Penyadap Bersifat 'Zero Click' dari Israel Bernama Pegasus

Bahaya! Bungkam Demokrasi, Indonesia Datangkan Alat Penyadap Bersifat 'Zero Click' dari Israel Bernama Pegasus

| Senin, 12 Juni 2023 | 13:53 WIB

Melacak Jejak Bawah Tangan Pegasus 'Senjata Pembungkam Massa' di Indonesia

Melacak Jejak Bawah Tangan Pegasus 'Senjata Pembungkam Massa' di Indonesia

News | Senin, 12 Juni 2023 | 06:00 WIB

Terkini

Sultan Jogja Murka Kasus Daycare, Psikolog: Jangan Abaikan Naluri Orang Tua!

Sultan Jogja Murka Kasus Daycare, Psikolog: Jangan Abaikan Naluri Orang Tua!

Jogja | Selasa, 28 April 2026 | 08:14 WIB

Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan

Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:11 WIB

SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional

SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:10 WIB

5 Toner Pad Willow Bark untuk Kulit Halus, Bebas Pori, dan Matte

5 Toner Pad Willow Bark untuk Kulit Halus, Bebas Pori, dan Matte

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 08:10 WIB

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:08 WIB

Update Daftar Nama 81 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL, 7 Meninggal Dunia

Update Daftar Nama 81 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL, 7 Meninggal Dunia

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 08:06 WIB

Gerindra Kaltim Sentil Rudy Mas'ud, Singgung Nepotisme hingga Evaluasi Anggaran

Gerindra Kaltim Sentil Rudy Mas'ud, Singgung Nepotisme hingga Evaluasi Anggaran

Kaltim | Selasa, 28 April 2026 | 08:04 WIB

Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat

Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:02 WIB

Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang

Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:56 WIB

Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!

Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:56 WIB