Wabah Ebola Kembali Muncul di Afrika Barat

Ririn Indriani

Rabu, 04 Juni 2014 | 11:48 WIB
Wabah Ebola Kembali Muncul di Afrika Barat
Ilustrasi virus Ebola (Shutterstock).

Suara.com - Meski jumlah pasien menurun, kasus-kasus Ebola telah dilaporkan dari Guinea dan Sierra Leone.

Virus telah menyerang lebih dari 300 orang di Afrika Barat, demikian siaran pers yang diterima oleh suara.com di Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Médecins Sans Frontières atau Dokter Lintas Batas (MSF), terus bekerja membantu petugas kesehatan di kedua negara untuk merawat pasien dan menempuh upaya untuk menghentikan penyebaran wabah.

Menurut informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Guinea, tercatat satu kasus yang sudah dikonfirmasi dan empat kematian di Koindu, di distrik Kailahun, Sierra Leone di dekat perbatasan Guinea sejak akhir Mei.

Pada 29 Mei 2014, petugas melaporkan 18 kasus terduga Ebola, dan enam di antaranya meninggal.

Dalam beberapa hari ke depan, MSF akan mendirikan pusat perawatan di Koindu, yang merupakan pusat merebaknya wabah di Sierra Leone, bekerja sama dengan Kemenkes Guinea.

Satu tim spesialis akan bergabung dengan tim yang sudah tiba di lokasi.

Persediaan medis dan logistik seperti pakaian pelindung dan obat-obatan untuk melindungi staf kesehatan juga akan dikirim dan merka akan segera mendirikan fasilitas untuk merawat para pasien.

Marie-Christine Ferir, koordinator darurat MSF menjelaskan, ebola adalah penyakit yang menakutkan bagi banyak orang dan dianggap sebagai penyakit misterius, namun orang-orang bisa mengatasinya.

Sejak awal wabah, sekitar 30 pasien yang dirawat MSF di Guinea telah bertahan melampaui penyakit itu. ”Mendapat kepercayaan orang sangat esensial dalam upaya melawan epidemi ini.”

Kasus baru dilaporkan di Guinea
Upaya melawan wabah terus ditempuh, sementara itu jumlah kasus yang sudah dikonfirmasi terus meningkat dalam beberapa minggu terakhir.

Menurut data Kemenkes Guinea, hingga 30 Mei 2014, tercatat ada 178 kasus yang sudah dikonfirmasi, dan 113 orang meninggal.

Wabah telah menyebar ke Boffa di pesisir Guinea ke Telimele di wilayah Kindia. Pasien-pasien baru juga telah terdaftar di Conakry, Gueckedou, dan Macenta.

Peningkatan kasus ini bisa jadi disebabkan keengganan pasien untuk ke rumah sakit. Perpindahan orang dan jenazah yang terinfeksi juga menjadi masalah utama.

Keluarga pasien kerap kali memindahkan jenazah untuk mengadakan pemakaman di kota-kota lain. Penambahan daerah yang terinfeksi menjadikannya sulit untuk merawat pasien dan mengendalikan wabah.

”Kendala-kendala utama yang kami hadapi di lapangan adalah adanya penolakan dari masyarakat dan sulitnya menindaklanjuti orang-orang yang telah menyeberangi perbatasan dan ada kemungkinan terinfeksi,” jelas Marie.

MSF mempekerjakan sekitar 300 staf ekspatriat dan staf nasional di wilayah tersebut. Lebih dari 40 ton perlengkapan dan persediaan logistik telah dikirim untuk menangani wabah  yang berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Virus Misterius Shamonda Ditemukan Menginfeksi Manusia

Virus Misterius Shamonda Ditemukan Menginfeksi Manusia

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Apa Itu Shamonda Virus? Terdeteksi pada Manusia untuk Kali Pertama

Apa Itu Shamonda Virus? Terdeteksi pada Manusia untuk Kali Pertama

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:32 WIB

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya

Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:59 WIB

Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua, Pasien Baru Pulang dari Kongo

Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua, Pasien Baru Pulang dari Kongo

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:01 WIB

Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola

Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:28 WIB

Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola

Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:30 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:05 WIB

Ebola Makin Gila! Uganda Blokade Perbatasan Kongo, Abaikan WHO

Ebola Makin Gila! Uganda Blokade Perbatasan Kongo, Abaikan WHO

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:04 WIB

Terkini

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Video | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:19 WIB

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:18 WIB

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:15 WIB

Review Crystal Lake: Teror, Darah, dan Obsesi Seorang Ibu

Review Crystal Lake: Teror, Darah, dan Obsesi Seorang Ibu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:15 WIB

Sepatu Lycan Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Sepatu Lari Terbaiknya

Sepatu Lycan Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Sepatu Lari Terbaiknya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 16:15 WIB

×