Setiap 40 Detik Satu Warga Dunia Meninggal Karena Bunuh Diri

Esti Utami

Jum'at, 05 September 2014 | 10:51 WIB
Setiap 40 Detik Satu Warga Dunia Meninggal Karena Bunuh Diri
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap 40 detik, satu warga dunia meninggal karena bunuh diri. Hhmm, kita tak tahu harus berkomentar apa tentang data yang diirilis badan kesehatan dunia WHO baru-baru ini.

Sudah lama memang tingginya angka bunuh diri di muka planet ini menjadi keprihatinan dunia. Tetapi data yang dihasilkan dari penelitian secara komprehensif ini mengungkap betapa tragis kasus ini.

Laporan itu menyebut tingkat bunuh diri sangat bervariasi dari satu negara ke negara lain di seluruh dunia, tergantung pada kondisi lingkungan, sosial budaya,  agama dan ekonomi di mana orang hidup dan kadang-kadang ingin mengakhiri hidupnya.

Beberapa negara yang paling terpengaruh, mencatat angka bunuh diri 40 kali lipat dibanding negara yang paling tak terkena dampak. Tapi tekanan yang memicu bunuh diri hampir serupa di banyak negara, sehingga pemerintah di dunia ini dapat mengambil yang sama untuk memotong kecenderungan untuk bunuh diri.

Secara keseluruhan, WHO memperkirakan setidaknya ada 800.000 kasus bunuh diri per tahun. Tapi banyak negara tidak mendata hal ini dengan baik, sehingga kemungkinan angka bunuh diri bisa lebih besar dari itu. Ini karena ada stigma besar di sejumlah negara bunuh diri masih ilegal.

WHO juga menyebut mengkriminalkan bunuh diri tidak akan efektif mengurangi angka bunuh diri. India misalnya, yang menetapkan bunuh diri sebagai ilegal memiliki  tingkat bunuh diri yang tergolong tinggi di dunia, yakni hampir 21 kematian per 100.000 orang dibanding angka rata-rata global 11 per 100.000 orang.

Bunuh diri adalah penyebab utama  kematian pada orang muda berusia 15-29 tahun. Tetapi data itu juga menyebut tingkat bunuh diri juga meningkat pada mereka yang berusia 50 tahun ke atas. Kasus bunuh diri lebih banyak terjadi pada laki-laki dibanding perempuan.

Tiga-perempat dari kasus bunuh diri terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, dengan kasus terbanyak di Eropa tengah dan timur, dan di Asia.  Korea Utara memiliki tingkat bunuh diri yang sangat tinggi (39,5 per 100.000 orang).

Angka bunuh diri di negara-negara yang sebagian besar penduduknya beragama Katolik dan Islam cenderung  lebih rendah, karena dua agama ini menentang bunuh diri. Risiko bunuh diri meningkat pada orang-orang yang mengalami konflik, penyalahgunaan dan isolasi dan mereka yang menderita diskriminasi, seperti pengungsi, migran dan mereka yang mengalami prasangka seksualitas. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Ini "Selfie" di Belakang Lelaki yang Ingin Bunuh Diri

Polisi Ini "Selfie" di Belakang Lelaki yang Ingin Bunuh Diri

News | Rabu, 03 September 2014 | 21:01 WIB

Ryan Cabut Uji Materi Legalkan Bunuh Diri dari MK

Ryan Cabut Uji Materi Legalkan Bunuh Diri dari MK

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 14:41 WIB

Cara Alami 'Mengontrol' Emosi Penderita Bipolar

Cara Alami 'Mengontrol' Emosi Penderita Bipolar

Health | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 17:10 WIB

Kurang Tidur Bisa Tingkatkan Risiko Bunuh Diri

Kurang Tidur Bisa Tingkatkan Risiko Bunuh Diri

Health | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 10:23 WIB

Aksi Hebat Seorang Polisi Gagalkan Upaya Bunuh Diri

Aksi Hebat Seorang Polisi Gagalkan Upaya Bunuh Diri

Video | Kamis, 14 Agustus 2014 | 15:52 WIB

10 Tanda Orang yang Berpotensi Melakukan Bunuh Diri

10 Tanda Orang yang Berpotensi Melakukan Bunuh Diri

Health | Rabu, 13 Agustus 2014 | 14:59 WIB

Terkini

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 11:34 WIB

Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!

Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:32 WIB

Daftar Presiden RI yang Pernah Disadap: dari Era Habibie, SBY, Jokowi hingga Prabowo

Daftar Presiden RI yang Pernah Disadap: dari Era Habibie, SBY, Jokowi hingga Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:32 WIB

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:30 WIB

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 11:29 WIB

Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar

Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:25 WIB

×