Ditemukan, Vaksin Ebola yang Efektif Melindungi Monyet Hingga 10 Bulan

Esti Utami | Suara.com

Senin, 08 September 2014 | 00:33 WIB
Ditemukan, Vaksin Ebola yang Efektif Melindungi Monyet Hingga 10 Bulan
Seorang ilmuwan sedang mengisolasi RNA Ebola untuk diuji. (Reuters/Misha Hussain)

Suara.com - Sebuah vaksin Ebola yang mirip dengan vaksin yang dikembangkan oleh GlaxoSmithKline (GSK), terbukti efektif melindungi monyet dalam uji laboratorium. Namun vaksin ini perlu dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan perlindungan hingga 10 bulan.

Demikian hasil sebuah penelitian yang dirilis  di Nature Medicine, Minggu (7/9/2014).

Temuan ini menawarkan sebuah petunjuk awal yang terbukti efektif dalam pengembangan vaksin Ebola. Johnson & Johnson dan NewLink Genetika adalah perusahaan farmasi yang terlibat dalam pengembangan vaksin untuk mencegah penyebaran penyakit yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang itu.

Hasil penelitian itu menunjukkan, bahwa vaksin hasil pengembangan GSK  yang sekarang sedang diuji pada sukarelawan sehat akan melindungi infeksi Ebola dalam jangka pendek, tetapi mungkin harus ditambah untuk perlindungan jangka panjang.

Penelitian ini bisa dibilang sebagai rejimen vaksin pertama yang mmapu memberikan "kekebalan tahan lama" yakni selama 10 bulan terhadap empat monyet yang diujicobakan.

Vaksin itu menggunakan adenovirus simpanse, yang sangat dekat dengan  versi virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas pada manusia. Di mana para ilmuwan lantas menyambungkannya dengan gen Ebola.

Adenovirus yang menginfeksi sel-sel dalam hewan yang divaksinasi, menyebabkan mereka untuk mempengaruhi gen dan menghasilkan protein Ebola. Protein inilah yang yang membangun sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh mampu  menyerang protein virus Ebola ketika infeksi terjadi.

Vaksin yang sedang dikembangkan oleh GSK, mulai diuji cobakan pada manusia Selasa lalu, dan oleh J & J, yang bertujuan untuk memulai uji coba pada manusia awal 2015 mendatang.

Sementara percobaan ketiga vaksin Ebola menggunakan sistem pengiriman yang berbeda. Versi ini  dikembangkan oleh Badan Kesehatan Masyarakat Kanada dan berlisensi untuk NewLink Genetika dijadwalkan akan diujicobakan pada manusia musim gugur ini. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WHO Dukung Terapi Darah Untuk Obati Ebola

WHO Dukung Terapi Darah Untuk Obati Ebola

Health | Sabtu, 06 September 2014 | 15:11 WIB

Sudah Lebih dari 2000 Orang Tewas Akibat Ebola

Sudah Lebih dari 2000 Orang Tewas Akibat Ebola

Health | Sabtu, 06 September 2014 | 00:33 WIB

PBB: Perlu Dana Rp6,9 Triliun untuk Perangi Wabah Ebola

PBB: Perlu Dana Rp6,9 Triliun untuk Perangi Wabah Ebola

Health | Kamis, 04 September 2014 | 15:35 WIB

Peneliti Jepang Bisa Deteksi Virus Ebola dalam Waktu 30 Menit

Peneliti Jepang Bisa Deteksi Virus Ebola dalam Waktu 30 Menit

Health | Selasa, 02 September 2014 | 15:04 WIB

Virus Ebola Bisa Dibunuh dengan Obat Ini

Virus Ebola Bisa Dibunuh dengan Obat Ini

Health | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 08:27 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB