Studi: Peralatan Dari Plastik Bisa Memicu Asma Pada Anak-anak

Esti Utami | Suara.com

Rabu, 17 September 2014 | 13:57 WIB
Studi: Peralatan Dari Plastik Bisa Memicu Asma Pada Anak-anak
Ilustrasi wadah plastik (shutterstock)

Suara.com - Beberapa tahun yang lalu, peneliti dari Universitas Columbia menemukan bahwa anak-anak di kota New York memiliki tingkat asma tertinggi di dunia. Hampir 25 persen anak-anak di salah satu kota tersibuk di AS itu mengidap asma.

Fakta ini memicu ilmuwan untuk menemukan apa penyebabnya. Sebuah tim ini lantas dibentuk untuk meneliti 300 perempuan hamil, dan mempelajari kondisi kesehatan anak-anak yang dilahirkan.

Temuannya, diterbitkan secara teratur menyebut gangguan pernapasan dan neurologis pada anak-anak terkait dengan polusi udara yang meracuni darah mereka. Termasuk salah satunya adalah paparan phthalates --pengikat kimia yang biasa ditemukan di banyak bahan pembersih rumah tangga, produk perawatan pribadi dan kemasan makanan-- serta insektisida dan pestisida.

Dan baru-baru ini, Whyatt merilis hasil penelitian terhadap efek paparan phthalate pada anak-anak, sejak maish di janin hingga ke usia sekolah.

Hasilnya cukup mengejutkan: anak-anak yang banyak terpapar phthalates dalam rahim 70 persen lebih mungkin menderita asma antara usia 5 hingga 12 tahun.

Penelitian itu juga mengingatkan pemerintah AS lamban mengatasi dampak yang ditimbulkan phthalates, meski telah melarang penggunaan zat ini dalam produk untuk anak-anak.  Whyatt dan timnya menemukan penggunaan phthalates, dalam bentuk butil benzil phthalate (BBzP), di-n-butil ftalat (DnBP), di (2-ethylhexyl) phthalate (DEHP) dan dietil ftalat (DEP), sebagai pemicu risiko.

"Seorang ibu berisiko terkontaminasi phthalates ini melalui PVC, kemasan makanan dan produk perawatan pribadi," ujar Whyatt.

Namun Whyatt mengakui keterbatasan penelitiannya, karena hanya difokuskan pada kelompok tertentu yang sudah dikenal memiliki kasus asma yang tinggi.

Penelitian ini juga hanya menyasar perempuan Afro-Amerika dan Dominika yang tinggal di pusat kota New York. Meski demikian, temuan ini cukup mengejutkan melihat tingginya risiko yang dihadapi anak-anak yang terkena konsentrasi tinggi phthalates.

Ilmuwan Swedia, Carl Bornehag telah bekerja sama dengan tim Whyatt selama bertahun-tahun, dan menjajagi kemungkinan mereplikasi studi paparan phthalate pralahir di Swedia, yang mewakili demografis yang sama sekali berbeda dari yang diteliti Whyatt.

"Perubahan Asma pada masa remaja - itu lebih umum terjadi pada anak laki-laki sebelum masa remaja dan pada anak perempuan setelahnya," jelas Whyat.

Mereka yang memiliki asma pada masa remaja, ujarnya, lebih mungkin untuk menderitanya sepanjang hidup mereka. Jadi untuk masalah kesehatan masyarakat sangat penting untuk melihat apakah ada korelasi antara paparan phthalate dan penyakit asma saat remaja. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertolongan Pertama Pada Penderita Luka Bakar

Pertolongan Pertama Pada Penderita Luka Bakar

Health | Rabu, 17 September 2014 | 08:06 WIB

Ayah Perokok Berisiko Punya Anak Asma

Ayah Perokok Berisiko Punya Anak Asma

Health | Jum'at, 12 September 2014 | 15:00 WIB

Manfaat Jalan-jalan Sore Untuk Kesehatan

Manfaat Jalan-jalan Sore Untuk Kesehatan

Health | Jum'at, 05 September 2014 | 09:30 WIB

Jika Sayuran Organik Terlalu Mahal, Apa yang Harus Dilakukan?

Jika Sayuran Organik Terlalu Mahal, Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Jum'at, 05 September 2014 | 07:50 WIB

Ngantuk Saat Pekerjaan Menumpuk? Berjalan-jalanlah!

Ngantuk Saat Pekerjaan Menumpuk? Berjalan-jalanlah!

Health | Kamis, 04 September 2014 | 09:04 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB