Sibuk Bekerja Bisa Memicu Anda Untuk Mabuk

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 14 Januari 2015 | 15:55 WIB
Sibuk Bekerja Bisa Memicu Anda Untuk Mabuk
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, kerja yang terlalu diforsir bisa mendorong Anda untuk mengonsumsi alkohol. Akibatnya, risiko masalah kesehatan yang dialami makin berlipat.

Temuan ini didapat setelah diadakan sebuah penelitian yang melibatkan 400.000 individu yang bekerja 48 jam seminggu, hasilnya mereka lebih mungkin untuk mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak.

Penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal ini, melaporkan bahwa jam kerja yang terlalu panjang bisa meningkatkan asupan alkohol yang lebih tinggi sebesar 11 persen.

Orang-orang yang bekerja 49-54 jam seminggu berisiko 13 persen lebih tinggi mengembangkan kebiasaan mabuk dibandingkan rekan-rekannya yang bekerja 35-40 jam dalam seminggu. Sedangkan mereka yang bekerja 55 jam atau lebih, memiliki kemungkinan 12 persen untuk mengonsumsi alkohol.

Risiko konsumsi alkohol seperti diketahui dapat meningkatkan penyakit liver, penyakit jantung, kanker, stroke, dan gangguan mental.

Temuan ini menambah bukti penelitian sebelumnya yang mengaitkan hubungan antara kerja yang berlebihan dengan penyalahgunaan alkohol. "Salah satu pandangan yang beredar di kalangan pekerja bahwa penggunaan alkohol dapat mengurangi stres yang disebabkan oleh tekanan dan kondisi kerja," ujar Cassandra Okechukwu dari Harvard School of Public Health.

The European Union Working Time Directive (EUWTD) telah mengatur jam kerja para pegawai di Eropa yang tak boleh melebihi batas 48 jam seminggu. Di mana batas masa kerja itu sudah termasuk jam lembur.

Namun para profesional dan manager sering bekerja lebih lama untuk mengejar promosi lebih cepat, kenaikan gaji dan apresiasi dari para atasan. Sementara itu, untuk menekan tingkat stres yang dialami, mereka memilih untuk mengonsumsi alkohol yang justru dapat meningkatkan jumlah izin sakit, merusak konsentrasi kerja, dan kesalahan dalam pengambilan keputusan. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Risiko Ini Mengintai Pekerja Malam

Hati-hati, Risiko Ini Mengintai Pekerja Malam

Health | Selasa, 18 November 2014 | 15:42 WIB

Awas! Kerja Shift Bisa Turunkan Kinerja Otak

Awas! Kerja Shift Bisa Turunkan Kinerja Otak

Health | Rabu, 05 November 2014 | 15:34 WIB

Studi: Bekerja 55 Jam Per Minggu Berisiko Diabetes Tipe 2

Studi: Bekerja 55 Jam Per Minggu Berisiko Diabetes Tipe 2

Health | Kamis, 25 September 2014 | 19:33 WIB

Suami Tak Bekerja, Istri Berisiko Terkena 'Sindrom Suami Pensiunan'

Suami Tak Bekerja, Istri Berisiko Terkena 'Sindrom Suami Pensiunan'

Health | Kamis, 21 Agustus 2014 | 12:57 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×