Kusta, Masih Ada di Seluruh Indonesia

Ardi Mandiri Suara.Com
Selasa, 27 Januari 2015 | 04:37 WIB
Kusta, Masih Ada di Seluruh Indonesia
Penderita kusta. (Foto: Antara/Septianda Perdana)

Suara.com - Penyakit kusta masih menjadi ancaman di Indonesia dimana masih ditemukan kasus baru di setiap provinsi.

"Tidak ada satupun provinsi yang bebas kusta, dia ada di 34 provinsi. Mungkin 80 persen kabupaten/kota ada," kata Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan M Subuh usai peringatan Hari Kusta Sedunia di Jakarta, Senin (26/1/2015).

Hari Kusta Sedunia diperingati setiap tanggal 25 Januari dan untuk tahun 2015 mengangkat tema "Hilangkan Stigma! Kusta dapat disembuhkan dengan tuntas".

Sementara itu, Subuh mengatakan Indonesia telah melakukan eliminasi nasional kusta pada tahun 2000 yaitu menekan kasus hingga kurang dari satu per 10.000 penduduk.

"Eliminasi ini secara nasional tapi secara provinsi belum. Ada 14 provinsi yang belum. Ini yang akan kita kejar pada 2019," kata Subuh.

Keempat belas provinsi yang masih memiliki beban kusta tinggi adalah Banten, Sulawesi Tengah, Aceh, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat dan Kalimantan Utara.

Setelah eliminasi, Subuh mengatakan target selanjutnya adalah eradikasi kusta atau mengurangi tingkat infeksi hingga nol kasus.

Kementerian Kesehatan disebutnya sedang mengembangkan pemberian obat bagi pencegahan kusta yang akan diberikan kepada seluuh anggota masyarakat di daerah yang memiliki beban tinggi.

"Ini sedang kita uji cobakan di Sampang. Dosisnya sekali minum dalam setahun selama tiga tahun berturut-turut," ujarnya.

Jika dinilai berhasil, program serupa juga akan diterapkan di daerah lain yang memiliki beban kusta tinggi.

Subuh juga menganjurkan untuk melakukan deteksi dini bagi masyarakat dan segera berobat jika mengalami gejala kusta.

"Caranya sederhana, jika punya panu, ambil jarum dan tusukkan. Kalau gak kerasa, ada kemungkinan kusta, segera berobat," paparnya.

Pengobatan diberikan secara gratis oleh pemerintah di puskesmas dengan masa pengobatan bervariasi dari 6-9 bulan bagi kusta tipe kering dan hingga 12 bulan bagi kusta tipe basah.

"Diberi obat bisa sembuh asal tidak berhenti berobat. Yang susah kalau sudah cacat, itu tidak bisa disembuhkan cacatnya," kata Subuh.

Oleh karena itu, sebelum mengalami cacat permanen, masyarakat diimbau untuk segera mencari pengobatan bagi kusta. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI