Survei: Layanan Puskesmas di DKI Belum Sesuai Harapan

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2015 | 06:33 WIB
Survei: Layanan Puskesmas di DKI Belum Sesuai Harapan
Seorang petugas medis tengah memeriksa kesehatan balita di Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta, Kamis (19/3/2015) lalu. [Antara/Vitalis Yogi Trisna]

Suara.com - Berdasarkan survei 60 perempuan komunitas terhadap 1.800 responden di DKI Jakarta dan Kabupaten Bogor, ternyata pelayanan dan fasilitas sejumlah puskesmas di Jakarta dinilai belum mampu memenuhi harapan masyarakat.

"Puskesmas di Manggarai Utara, misalnya, menurut para responden bangunannya sudah tidak layak, tampak rapuh, (dan) jumlah tempat parkir pun sedikit. Bukan hanya pasien, petugas di sana pun minta bangunan diperbaiki," ungkap salah seorang anggota perempuan komunitas, Erna Rosalina, lewat keterangan pers dari Solidaritas Perempuan di Jakarta, Senin (30/3/2015).

Hal lain yang juga menjadi keluhan para responden, menurut Erna, adalah soal minimnya fasilitas toilet, serta tidak adanya pemisahan toilet khusus untuk perempuan dengan laki-laki. Kurangnya tenaga medis (terutama dokter gigi) di puskesmas tersebut, menurut Erna lagi, juga banyak menjadi keluhan para responden.

"Saat dokter gigi rapat, pasien dibatasi. Begitu pula pada hari Jumat, saat ada jumantik, juga pelayanan dibatasi. Ini merugikan masyarakat, karena yang memang sedang sakit gigi kan tidak dapat ditunda. Permintaan dari masyarakat adalah agar ada dokter penggantinya," ujar Erna.

Kekurangan serupa juga disampaikan oleh salah seorang anggota perempuan komunitas lainnya yang bertugas di Puskesmas Penjaringan I Muara Baru, Voni Riani. Menurutnya, di puskesmas itu dokter yang melayani Poli Gigi sering datang telat, sedangkan jumlah pasien yang dilayani pun dibatasi.

"Kita pantau Poli Umum, dan Poli Kesehatan Ibu dan Anak juga kita pantau juga. Tapi memang dari responden, (mereka) menilai Poli Gigi yang kurang memuaskan," ujarnya.

Bahkan dengan adanya layanan BPJS Kesehatan, menurut Voni lagi, para responden juga mengeluhkan waktu tunggu pendaftaran di puskesmas yang bisa mencapai hingga lebih dari satu jam.

"Pasien yang sebenarnya hanya mencari rujukan pun harus antri lama sekali, (dan) tidak boleh diwakilkan. Jadi pasien yang memang sudah lemes pun, harus antri lama untuk dapat rujukan ke rumah sakit," ujar dia.

Ketua Solidaritas Perempuan, Wahidah Rustam mengatakan, survei dan pemantauan yang dilakukan 60 orang dari perempuan komunitas terhadap 1.800 responden di 11 puskesmas di DKI Jakarta, serta satu puskesmas di Kabupaten Bogor, itu dilakukan pada Januari hingga Maret 2015.

"Survei ini benar-benar melibatkan perempuan dari akar rumput, karena mereka sendiri yang turun langsung ke lapangan. Sumber data utama dari survei, dan pemantauan layanan dan fasilitas puskesmas ini persepsi dari pengguna layanan langsung," paparnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awal April, Ahok Pastikan Pergub soal APBD Rampung

Awal April, Ahok Pastikan Pergub soal APBD Rampung

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 04:11 WIB

BPJS Kesehatan: Pasien Dirawat Sampai Sembuh

BPJS Kesehatan: Pasien Dirawat Sampai Sembuh

News | Senin, 30 Maret 2015 | 15:42 WIB

Ratusan Pemda Nunggak Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Ratusan Pemda Nunggak Bayar Iuran BPJS Kesehatan

News | Senin, 30 Maret 2015 | 12:25 WIB

Pakai Anggaran Rp72,9 Triliun, Ahok: Sudah Kelebihan Duit Malah

Pakai Anggaran Rp72,9 Triliun, Ahok: Sudah Kelebihan Duit Malah

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 10:20 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB