Psikolog: Fenomena Bimbel Berakar dari Budaya Instan

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 23 Mei 2015 | 02:51 WIB
Psikolog: Fenomena Bimbel Berakar dari Budaya Instan
Ilustrasi siswa SMA. [Antara/Herman Dewantoro]

Suara.com - Psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPT UI), Suhati Kurniawati mengatakan, fenomena lembaga bimbingan belajar (bimbel) yang semakin marak menjelang Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), sebenarnya berakar dari budaya instan.

"Budaya yang sekarang adalah budaya instan, yang menginginkan hasil dengan segera. Saya melihat hal ini juga menjangkiti anak-anak, remaja, serta anak-anak muda sekarang," ujar Suhati yang akrab dipanggil Iin, di LPT UI, Jakarta, Jumat (22/5/2015).

Terkait fenomena bimbel, menurut Iin hal itu bisa dianggap anak sebagai jalur cepat menuju kesuksesan, yang disimbolisasikan dengan masuknya mereka ke PTN favorit. Akibatnya menurutnya, anak-anak tidak lagi menganggap serius pelajaran yang diterimanya di sekolah.

"Budaya instan inilah salah satu penyebab sulitnya menghapus korupsi di Indonesia. Oleh sebab itu, untuk jangka panjang, dampaknya bisa mengerikan, karena ini menyangkut generasi muda yang menjadi penerus bangsa," tuturnya.

Padahal, lanjut Iin, nilai yang tinggi saat seleksi PTN, sama sekali tidak menjamin anak dapat mengikuti perkuliahan dengan baik di universitas, institut, ataupun sekolah tinggi.

"Ada kasus-kasus anak tersendat saat kuliah, karena memang mereka hanya dipersiapkan untuk matang dalam mengerjakan tes masuk," lanjut Iin.

Menurut Iin lagi, permasalahan tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan memperbaiki sistem pendidikan, mulai dari kurikulum, buku-buku, guru-guru, hingga metode pembelajaran.

"Kalau semua itu membaik, anak-anak tidak akan menggantungkan harapannya kepada lembaga bimbel," ujarnya.

Diketahui, menjelang SBMPTN yang akan dilaksanakan pada 9 Juni 2015, beragam lembaga bimbel memang gencar menawarkan program "intensif" untuk siswa SMA/SMK yang baru melaksanakan UN dan para alumni. Adapun biaya yang ditawarkan cukup beragam. Beberapa lembaga bimbingan di wilayah Jakarta misalnya, menawarkan harga mulai dari Rp1 juta hingga Rp50 juta per peserta.

Berbagai fasilitas juga disediakan bimbel-bimbel tersebut, mulai dari kebebasan untuk berdiskusi dengan pengajar kapan saja, fasilitas penginapan, motivator, bahkan hingga janji pengembalian uang (cash back) jika anak tidak lulus PTN yang diinginkan.

Salah satu lembaga bimbel di Jakarta, Quin, melalui stafnya, mengaku jika seluruh kelas yang dipersiapkan dalam rangka persiapan SBMPTN dan jalur seleksi-seleksi lain, sudah penuh sejak beberapa bulan lalu.

"Seluruh kursi di 10 cabang kami di kawasan Jabotabek, yang masing-masing bisa berkapasitas 50-100 orang, sudah penuh oleh para siswa yang mempersiapkan diri masuk ke perguruan tinggi negeri," ungkap Samsiah, staf bagian produksi Quin, di kantor pusat lembaga bimbel tersebut di kawasan Fatmawati, Jakarta.

Sementara, ditemui di tempat terpisah, Kepala Cabang Lembaga Pendidikan KSM wilayah Salemba, Aida Fitriani, mengamini bahwa para siswa SMA sederajat dan alumni masih antusias mengikuti bimbel sebagai persiapan mengikuti seleksi PTN.

"Antusiasme para siswa untuk mengikuti program intensif tahun 2015 cukup tinggi," kata Aida, yang menyebutkan bahwa ratusan kursi yang disediakan lembaganya juga sudah terisi penuh oleh siswa, sejak program intensif itu dimulai pada 25 April 2015 lalu. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Orang Iran Tertarik Belajar Bahasa Indonesia

Banyak Orang Iran Tertarik Belajar Bahasa Indonesia

News | Senin, 09 Maret 2015 | 02:05 WIB

UNY Bikin Aplikasi Belajar Bahasa Inggris di Windows Phone

UNY Bikin Aplikasi Belajar Bahasa Inggris di Windows Phone

Tekno | Rabu, 06 Agustus 2014 | 01:32 WIB

Terkini

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Entertainment | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:59 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi

Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:39 WIB

Tak Merasa Salah! Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf, Anggota DPD: Pecat!

Tak Merasa Salah! Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf, Anggota DPD: Pecat!

Video | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit

Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:50 WIB

×