Penanganan Anak Autis Baiknya Lewat Komunikasi Visual

Ardi Mandiri Suara.Com
Senin, 19 Oktober 2015 | 04:12 WIB
Penanganan Anak Autis Baiknya Lewat Komunikasi Visual
Beberapa anak autisme begitu menikmati kegiatannya belajar batik stensil. (Foto: suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Praktisi "Autism Assocation of Western Australia" Joan McKenna Kerr mengatakan bahwa penanganan anak autisme sebaiknya melalui komunikasi visual karena anak dengan autisme memiliki gangguan dalam berkomunikasi dan berperilaku.

"Anak dengan autisme memerlukan pola pendidikan yang terstruktur dengan bantuan komunikasi visual yang sesuai dengan kebiasaan anak dengan autisme itu," kata praktisi Autism Assocation of Western Australia, Joan McKenna Kerr ketika memberikan pelatihan peningkatan penanganan anak dengan autisme di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Minggu.

Ia mengatakan, tujuan dari terapi berkomunikasi adalah untuk membangun struktur dan memberikan pengarahan kepada anak autis dengan melibatkan pihak keluarganya dengan bantuan komunikasi visual yang dinilai mudah dipahami oleh anak autis.

"Komunikasi visual dinilai bisa mengembangkan kemampuan penderita autisme pada anak dengan cara mendorong perilaku positif dan melarang perilaku negatif. Terapi komunikasi visual ini melibatkan pemberian penghargaan untuk perilaku positif, pelatihan kemampuan berbicara, dan peningkatan motivasi anak untuk belajar dan memulai komunikasi dengan orang lain," ujarnya.

Di sisi lain, praktisi Autism Assocation of Western Australia, Tasha Alach memberikan penjelasan penanganan anak dengan autisme melalui video dan interaksi dengan peserta pelatihan yang diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari guru, terapis, dan psikolog dari berbagai wilayah di Jawa Timur, dan Kalimantan.

"Saya menekankan bahwa pentingnya komunikasi antara pihak yang berhubungan langsung dengan anak dengan autisme untuk memiliki jadwal kegiatan rutin. Dengan adanya jadwal kegiatan rutin, diharapkan mereka mampu mengamati perilaku komunikasi anak dengan autisme tersebut," paparnya.

Sementara itu, penanggung jawab utama pelatihan peningkatan penanganan anak dengan autisme, ujar Pramesti Pradna Paramita, M.Ed. Psych, mengatakan penanganan anak dengan autisme di Indonesia ini bermacam-macam, untuk itu diperlukan pelatihan dalam hal strategi penanganan anak dengan autisme secara tepat.

"Penanganan anak dengan autisme di Indonesia ini bermacam-macam, sehingga diperlukan pelatihan dalam hal strategi penanganan anak dengan autisme secara tepat kepada guru, terapis, dan psikolog. Dalam setiap sesi, para peserta mendapatkan materi, melakukan review materi, dan juga kerja kelompok yang didampingi oleh praktisi atau pihak yang sudah ahli di bidangnya," tuturnya.

Dengan adanya pelatihan terhadap kalangan pendidik dan tenaga medis bagi anak dengan autisme, ia berharap ke depannya dapat mendirikan pusat kajian yang meneliti tentang anak dengan autisme di Unair.

"Pelatihan ini merupakan pengembangan dari pelatihan yang pernah kami dapat di Australia melalui program Pemerintah Provinsi Jatim pada tahun 2013 ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Ke depannya, kami berharap bisa membuat pusat kajian terkait penanganan anak dengan autisme," tandasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI