Penderita ISPA di Kaltim Capai 39.804 Orang

Ardi Mandiri

Selasa, 20 Oktober 2015 | 06:42 WIB
Penderita ISPA di Kaltim Capai 39.804 Orang
Artis Melawan Asap

Suara.com - Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkapkan penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat bencana kabut asap di Kaltim mencapai 39.804 orang pada September hingga awal Oktober 2015.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Kaltim), Rini Suksesi Retno di Samarinda, Senin, sebelumnya sejak Juli-Agustus penderita ISPA karena asap mencapai 38.858 orang se-Kaltim.

"Secara umum kondisi udara di Kaltim semakin buruk. Karena itu, diminta masyarakat khususnya orang tua agar memakaikan masker kepada anak-anak. Sebab, ISPA di Kaltim cenderung diderita anak-anak. Bahkan, jika tidak ada keperluan yang mendesak atau penting, sebaiknya tidak perlu keluar rumah," katanya.

Bencana asap yang melanda Kaltim berdampak pada serangan penyakit ISPA dan iritasi mata hingga serangan jantung, karena kondisi asap mengakibatkan kadar oksigen dalam tubuh manusia semakin berkurang.

"Kondisi asap di Kaltim dinilai sangat mengkhawatirkan. Terutama daerah yang terjadi kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, kondisi udara di Kaltim semakin mengkhawatirkan, apabila kebakaran hutan dan lahan semakin bertambah," kata Rini Sukesi.

Selain ISPA, dampak dari bencana asap ini juga menyebabkan iritasi mata bahkan penyakit jantung. Bukan hanya itu, tumbuh kembang anak juga akan terganggu akibat kondisi ini. Karena kadar oksigen yang semakin berkurang, katanya.

"Dengan udara yang tidak sehat, otak anak-anak semakin terganggu, sehingga akibatnya kualitas hidup anak semakin mengkhawatirkan,"kata Rini Sukesi.

Dari kondisi tersebut, diharapkan tidak terjadi serangan penyakit peneumonia atau penyakit yang banyak menyebabkan kematian pada anak dan balita. Karena itu, penyakit tersebut dapat diwaspadai, katanya.

"Secara keseluruhan penderita diare akhir September mencapai 39.953 orang se Kaltim. Penderita diare juga mulai meningkat di berbagai kabupaten/kota pada minggu ini, yakni Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, Kutai Timur dan Bontang. Karena itu, diharapkan masyarakat menggunakan air bersih dengan hemat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Total Sudah Enam Ribu Orang di Penajam Menderita ISPA

Total Sudah Enam Ribu Orang di Penajam Menderita ISPA

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 23:13 WIB

Titik Panas Kebakaran Hutan dan Lahan Tersebar di 18 Provinsi

Titik Panas Kebakaran Hutan dan Lahan Tersebar di 18 Provinsi

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 20:02 WIB

Menteri Kehutanan: 1,7 Juta Hektar Lahan dan Hutan Terbakar

Menteri Kehutanan: 1,7 Juta Hektar Lahan dan Hutan Terbakar

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 17:59 WIB

Pekanbaru Perpanjang Darurat Asap Hingga Tak Terbatas

Pekanbaru Perpanjang Darurat Asap Hingga Tak Terbatas

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 14:34 WIB

Terkini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

×