Pernah Kena DBD Bukan Jaminan untuk Tak Lagi Tertular

Arsito Hidayatullah, Firsta Nodia

Jum'at, 19 Februari 2016 | 15:10 WIB
Pernah Kena DBD Bukan Jaminan untuk Tak Lagi Tertular
Ilustrasi nyamuk penyebar virus Dengue. [Shutterstock]

Suara.com - Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Seseorang yang pernah terinfeksi DBD akan mengira bahwa dirinya aman dari risiko penularan berikutnya. Lalu, benarkah anggapan ini?

Menurut dokter spesialis penyakit dalam yang juga konsultan penyakit tropik infeksi di FKUI RSCM, Leonard Nainggolan, seseorang yang sudah pernah terinfeksi DBD memang memiliki antibodi untuk melawannya. Namun dijelaskannya, virus DBD tidak hanya satu jumlahnya. Setidaknya menurutnya, risiko orang terinfeksi DBD bisa mencapai empat kali seumur hidupnya.

"Kalau sudah kena sekali DBD, maka bukan berarti akan kebal dan tidak tertular lagi. Karena virus DBD ada 4 jenis, yaitu DEN-1, 2, 3 dan 4. Jadi (minimal) kita bisa kena DBD empat kali seumur hidup," ujar Leonard, pada temu media yang dihelat PB PAPDI, di RSCM Jakarta, Kamis (18/2/2016).

 
Leonard mencontohkan, ketika seseorang terinfeksi virus DEN-1, maka secara otomatis tubuhnya membentuk antibodi. Namun itu hanya mampu menetralisir virus DEN-1. Sedangkan untuk tiga jenis virus dengue lainnya, antibodi dalam tubuh tidak bisa menetralisirnya.

"Bahkan kasus DBD kedua atau ketiga kali, biasanya lebih berat ketimbang kasus DBD yang pertama kali," imbuhnya.

Untuk mencegah penularan, Leonard mengakui bahwa belum ada vaksin yang ampuh untuk membunuh virus DBD. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama di musim penghujan seperti ini, agar terhindar dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

"Karena belum ada vaksin atau obat untuk membunuh virus, maka pengendalian lingkungan dan perilaku itu penting. Salah satunya dengan mencegah genangan air terutama saat musim hujan, karena satu tetes genangan air saja bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Musim DBD, Ahok Minta Warganya Perhatikan Genangan Air

Musim DBD, Ahok Minta Warganya Perhatikan Genangan Air

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 11:07 WIB

Terkini

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

×