Tiga Kementerian Segera Atur Pemakaian Ponsel oleh Anak-anak

Arsito Hidayatullah

Rabu, 23 Maret 2016 | 20:21 WIB
Tiga Kementerian Segera Atur Pemakaian Ponsel oleh Anak-anak
Ilustrasi anak dan telepon genggam (ponsel). [Shutterstock/Ronnachai Palas]

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise menyatakan, pihaknya bersama dua kementerian lainnya yakni Kementerian Kominfo dan Kementerian Pendidikan dam Kebudayaan, segera membuat peraturan yang mengatur penggunaan telepon genggam (ponsel) bagi anak-anak.

"Dengan adanya aturan ini, tentu akan membuat beberapa pihak kecewa, khususnya bagi anak-anak. Namun yang perlu diperhatikan bahwa peraturan ini nantinya dibuat justru untuk melindungi anak-anak kita," kata Yohana, saat melakukan kunjungan kerja di Pontianak, Rabu (23/3/2016).

Yohana mengatakan, peraturan tersebut akan dibuat karena berdasarkan fakta yang ada, kekerasan seksual terhadap anak disebabkan oleh pornografi yang beredar melalui telepon genggam dan situs internet.

"Makanya nanti akan kita batasi penggunaan HP (handphone) bagi anak di sekolah, agar mereka tidak bisa mengakses situs-situs yang dilarang, khususnya pornografi," katanya.

 
Sedangan untuk di rumah, Yohana mengatakan tentu sangat berharap agar masyarakat bisa memantau penggunaan HP oleh anak-anaknya. Hal itu karena menurutnya upaya pencegahan juga menjadi kewajiban bagi orangtua.

Yohana menambahkan, aturan itu juga diterapkan karena banyak anak-anak yang menggunakan telepon genggam untuk kegiatan kurang bermanfaat. Bahkan menurutnya, penggunaan telepon genggam di sekolah dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis anak-anak, karena setiap ditugaskan guru, mereka kerap copy paste (menyalin begitu saja) tugasnya dari internet.

"Hal ini saya ketahui karena saya adalah seorang guru, dan itu bisa kita lihat dari tugas-tugas siswa, mulai dari tingkat SMP sampai perguruan tinggi," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Perlindungan Perempuan, Anak dan KB Kalbar, Anna Veridiana Kalis, mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung rencana diterbitkannya aturan itu. Hal itu karena menurutnya saat ini penggunaan HP oleh anak-anak sudah sangat memprihatinkan.

"Melalui HP, sekarang anak-anak bisa mengakses berbagai situs, termasuk situs pornografi, dan lebih banyak digunakan untuk bermain game online. Makanya kita sangat mendukung hal itu, demi keamanan anak-anak itu sendiri," katanya.

Pihaknya sendiri, menurut Anna, akan mendorong setiap sekolah yang ada di Kalbar agar bisa melarang anak-anak membawa telepon genggam. Sekolah didorong menerapkan penyediaan telepon umum, jika ada anak yang ingin berkomunikasi dengan keluarga atau orangtuanya.

"Mudah-mudahan ini bisa diterapkan ke depan, agar kasus kekerasan seksual terhadap anak bisa ditekan. Karena angka kasus tersebut saat ini cukup tinggi di Indonesia dan Kalbar," kata Anna. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Dampak Negatif Menggunakan Ponsel Sebelum Tidur

5 Dampak Negatif Menggunakan Ponsel Sebelum Tidur

Tekno | Rabu, 23 Maret 2016 | 15:27 WIB

Pengaruh Ponsel Pada Kualitas Sperma Anda

Pengaruh Ponsel Pada Kualitas Sperma Anda

Health | Rabu, 24 Februari 2016 | 09:38 WIB

Asus Kuasai Pasar Ponsel Pintar Indonesia di Akhir 2015

Asus Kuasai Pasar Ponsel Pintar Indonesia di Akhir 2015

Tekno | Jum'at, 19 Februari 2016 | 16:40 WIB

Gadis Ini Alami Luka Bakar Karena "Casing" Ponselnya

Gadis Ini Alami Luka Bakar Karena "Casing" Ponselnya

Health | Kamis, 14 Januari 2016 | 15:32 WIB

Terkini

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Pospera Terima 6.000 Aduan Soal Desil Bansos, Banyak Warga Merasa Data Meleset dari Kondisi Riil

Pospera Terima 6.000 Aduan Soal Desil Bansos, Banyak Warga Merasa Data Meleset dari Kondisi Riil

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:22 WIB

Pemerintah Susun Aturan Ongkir Ojol, Ekonom Ingatkan Risiko Pesanan Sepi

Pemerintah Susun Aturan Ongkir Ojol, Ekonom Ingatkan Risiko Pesanan Sepi

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×