Kurang Darah? Santap Makanan Ini

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 12 April 2016 | 08:18 WIB
Kurang Darah? Santap Makanan Ini
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Bila Anda kerap merasa lemas dan pusing, terutama saat menstruasi, bisa jadi penyebabnya adalah kurang darah. Bila ini yang terjadi, maka Anda butuh makanan penambah darah.  

Kekurangan darah tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya, peran sel darah merah sangat penting di dalam tubuh, karena berfungsi sebagai alat  transportasi penghantar oksigen ke seluruh jaringan tubuh, dan membantu mengeluarkan karbondioksida dari dalam tubuh.

Karena perannya yang penting inilah, sel darah merah harus berada dalam jumlah stabil untuk bisa memastikan tubuh tidak kekurangan oksigen dan zat besi yang terkandung dalam protein hemoglobin. Hemoglobin memiliki warna merah cerah, yang memberikan warna merah pada darah.

Sumsum tulang belakang pada manusia memiliki tugas memproduksi sel darah merah, karena seiring dengan berjalannya waktu, sel darah merah akan  menua dan mati. Sel darah merah dapat diproduksi dalam jumlah yang lebih banyak dengan mengonsumsi makanan yang tepat.

Anemia adalah tanda bahwa Anda kekurangan zat besi yang harus segera Anda atasi. Normalnya, manusia membutuhkan setidaknya 8 mg zat besi setiap harinya, dengan jumlah yang 10 mg lebih banyak pada perempuan yang sedang haid.

Untuk memenuhi rekomendasi harian tersebut, dr. Deffy Leksani Anggar Sari, konsultan Meet Doctor menganjurkan untuk mengonsumsi makanan berikut ini:
 
1. Makanan kaya zat besi
 Tubuh manusia membutuhkan cukup mineral zat besi untuk bisa memproduksi hemoglobin yang akan membawa dan menyimpan oksigen dalam tubuh. Makanan yang dapat menyediakan zat besi bagi tubuh dan harus dikonsumsi secara reguler meliputi daging merah, daging organ seperti ginjal dan liver, kacang-kacangan, lentils, sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kale, prun kering, raisin kering dan kuning telur.

2. Makanan kaya akan asam folat
Asam folat atau vitamin B9 merupakan vitamin B kompleks yang membantu tubuh memproduki sel darah merah yang sehat. Jika kekurangan asam folat, manusia akan dapat menderita anemia. Untuk mendapatkan manfaat asam folat, makanan yang harus dikonsumsi meliputi makanan yang sudah diperkaya dengan asam folat seperti roti dan sereal, sayuran hijau berdaun, kacang-kacangan kering, kacang polong dan kacang.

3. Makanan kaya akan vitamin B-12
Jenis vitamin B kompleks lainnya yang diperlukan dan penting untuk sintesis DNA, serta produksi sel darah merah pada sumsum tulang belakang adalah vitamin B-12. Rendahnya kadar vitamin B-12 dalam tubuh dapat mengakibatkan pembagian sel-sel yang abnormal pada sumsum tulang belakang sehingga sel darah merah yang terbentuk kurang matang dan menjadi megaloblasts.

Orang-orang yang mengalami megaloblasts biasanya akan mengalami anemia megaloblastic karena adanya sel darah merah yang abnormal dan tidak sanggup menyimpan maupun menghantarkan oksigen ke berbagai jaringan pada tubuh. Dapatkan vitamin B-12 dari makanan protein hewani serta makanan yang diperkaya dengan vitamin B-12.

Liver sapi, ikan, daging merah, telur, susu dan sereal yang diperkaya dengan vitamin B-12 akan membantu tubuh memiliki asupan vitamin B-12 secara konsisten dan mencukupi.
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami

7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:32 WIB

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:54 WIB

Purbaya Kurusan usai Jabat Menkeu, Akui Berat Badan Turun 9 Kg

Purbaya Kurusan usai Jabat Menkeu, Akui Berat Badan Turun 9 Kg

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:21 WIB

Lailatul Qadar vs Algoritma: Menjaga Fokus di Tengah Badai Notifikasi

Lailatul Qadar vs Algoritma: Menjaga Fokus di Tengah Badai Notifikasi

Your Say | Kamis, 12 Maret 2026 | 11:17 WIB

30 Ide Menu Buka Puasa untuk Diet Sehat Selama Bulan Ramadan 2026

30 Ide Menu Buka Puasa untuk Diet Sehat Selama Bulan Ramadan 2026

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:13 WIB

Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar

Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar

Health | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:24 WIB

Bintangi Film The King's Warden, Park Ji Hoon Ungkap Perjuangan Turun 15 Kg

Bintangi Film The King's Warden, Park Ji Hoon Ungkap Perjuangan Turun 15 Kg

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 10:48 WIB

5 Merek Gula Rendah Kalori Murah untuk Diabetes dan Diet, Bisa Ditemukan di Supermarket

5 Merek Gula Rendah Kalori Murah untuk Diabetes dan Diet, Bisa Ditemukan di Supermarket

Lifestyle | Minggu, 25 Januari 2026 | 12:47 WIB

Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren

Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren

Health | Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:29 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB