Studi: Susu Tinggi Lemak Bisa Turunkan Diabetes

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 12 April 2016 | 19:41 WIB
Studi: Susu Tinggi Lemak Bisa Turunkan Diabetes
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan diet susu rendah lemak banyak digemari karena diklaim lebih menyehatkan dibandingkan susu tinggi lemak. Terlebih, angka obesitas yang memicu beragam penyakit, meningkat beberapa tahun terakhir di seluruh belahan dunia.

Namun ternyata sebuah studi terkini mendapati bahwa susu rendah lemak yang kerap diagung-agungkan pelaku gaya hidup sehat tidak sepenuhnya aman melindungi seseorang dari bahaya obesitas.

Justru temuan studi menunjukkan bahwa konsumsi susu tinggi lemak dapat menurunkan risiko seseorang mengidap diabetes dan membuat tubuh menjadi lebih ramping. Diabetes sendiri dianggap sebagai penyakit mematikan yang menginfeksi 422 juta orang di seluruh dunia.

Dalam penelitian yang dipimpin Dr Dariush Mozaffarian terhadap 3.333 orang dewasa dalam Nurses Health Study of Health Professionals Follow-up Study, ditemukan bahwa orang yang sering mengonsumsi tiga jenis susu tinggi lemak mengalami risiko yang lebih rendah mengidap diabetes sebanyak 46 persen.

Mozaffarian juga menegaskan bahwa belum ada cukup bukti yang menunjukkan manfaat susu rendah lemak yang lebih sehat dibandingkan susu tinggi lemak.

Bahkan ia menyatakan, orang yang mengonsumsi susu rendah lemak justru mengganti asupan energinya dengan gula atau karbohidrat yang sama-sama memicu diabetes.

"Hasil temuan ini bisa menjadi pertimbangan untuk mengubah rekomendasi orang dalam mengonsumsi susu rendah lemak," ujar Mozaffarian.

Studi lain yang juga membahas keuntungan susu tinggi lemak dibandingkan susu rendah lemak dipublikasikan dalam American Journal of Nutrition terhadap 18.438 perempuan yang mengonsumsi susu rendah lemak dan susu biasa yang mengandung lemak. Mereka yang mengonsumsi susu tinggi lemak justru mengalami penurunan risiko kegemukan sebesar 8 persen.

Mozaffarian pun menjelaskan mekanisme bagaimana orang yang mengonsumsi susu tinggi lemak namun lebih ramping dan rendah risiko diabetes ketimbang mereka yang mengonsumsi susu rendah atau tanpa lemak.

"Mereka lebih cepat kenyang ketika mengonsumsi susu tinggi lemak, akibatnya mereka tidak perlu menambah kalori dari makanan lain yang mengandung gula atau karbohidrat," pungkasnya. (Daily Mail)


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minum Susu Cokelat Usai Olahraga Lebih Efektif dari Air Putih

Minum Susu Cokelat Usai Olahraga Lebih Efektif dari Air Putih

Health | Rabu, 13 Januari 2016 | 09:37 WIB

Minum Susu Ibu Hamil Bisa Bikin Gemuk?

Minum Susu Ibu Hamil Bisa Bikin Gemuk?

Health | Jum'at, 25 Desember 2015 | 17:40 WIB

Kebanyakan Minum Susu Bisa Memicu Jantung Koroner?

Kebanyakan Minum Susu Bisa Memicu Jantung Koroner?

Health | Senin, 21 Desember 2015 | 07:52 WIB

Studi: Minum Susu yang Tercemar Bisa Memicu Parkinson

Studi: Minum Susu yang Tercemar Bisa Memicu Parkinson

Health | Jum'at, 11 Desember 2015 | 11:30 WIB

Terkini

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

×