Ilmuwan Identifikasi Fase Keempat Kehidupan, Spiral Kematian

Liberty Jemadu

Sabtu, 30 Juli 2016 | 16:53 WIB
Ilmuwan Identifikasi Fase Keempat Kehidupan, Spiral Kematian
Ilustrasi spiral kematian (Shutterstock).

Suara.com - Para ilmuwan telah berhasil mengidentifikasi fase keempat kehidupan, yang mereka klaim sebagai tahap yang mengantarkan kepada kematian. Fase keempat ini oleh para pakar biologi disebut sebagai "spiral kematian".

"Kami yakin ini adalah bagian dari proses, yang pada dasarnya merupakan kematian yang telah diprogram secara genetika," kata Laurence Mueller, ilmuwan dari University of California, Amerika Serikat dalam wawancara dengan Live Science pekan ini.

Mueller dalam risetnya memang cuma meneliti lalat buah, tetapi dia yakin bahwa hasil penelitiannya itu bisa membantu menjelaskan fase terakhir kehidupan manusia.

Dalam studinya yang diterbitkan awal tahun ini di jurnal Biogerontology, Mueller dkk menyimpulkan bahwa spiral kematian lalat buah bisa dilihat dari penurunan tingkat kemampuan reproduksinya.

Dalam risetnya Mueller dkk menganalisis beberapa studi tentang ini, salah satunya adalah riset di 2015 dalam The Journals of Gerontology yang mengatakan bahwa "hari pertama seekor lalat betina berhenti bertelur" adalah salah satu tanda awal yang signifikan menuju kematian.

Para ilmuwan yakin bahwa apa pun penyebab kematian lalat itu, faktor itu juga memengaruhi kemampuan lalat untuk bereproduksi jelang kematiannya.

Tanda-tanda jelang kematian ini juga ditemukan oleh para peneliti yang mengamati lalat buah dari Mediterania. Dalam riset di tahun 2002, mereka menemukan bahwa 16 hari sebelum mati, 97 persen lalat jantan akan berbaring dengan kaki ke atas.

Studi lain, yang terbit di jurnal Scientific Reports pada 22 Maret lalu, juga menunjukkan gejala yang sama pada lalat buah, nematoda, dan ikan zebra. Dalam studi ini ditemukan bahwa sebelum mati, tiga binatang ini mengalami kebocoran pada usus. Dengan kata lain, kebocoran usus adalah tanda spiral kematian pada tiga mahluk ini.

Lalu, bagaimana dengan manusia? Adakah spiral kematian pada manusia?

Dalam studinya sendiri Mueller mengutip sebuah penelitian dari 2008 di jurnal Proceedings of the National Academy of Science sebagai bukti bahwa manusia juga mengalami spriral kematian.

Dalam studi itu para ilmuwan mengumpulkan data kemampuan fisik dan kognitif dari 2.262 warga Denmark yang berusia antara 92 sampai 100 tahun selama periode 1998-2005.

Mereka menemukan bahwa kemampuan kognitif dan fisikal orang-orang yang meninggal dalam periode dua tahun pertama penelitian lebih rendah ketimbang mereka yang masih hidup sampai 2005.

Kemampuan kognitif dan fisik ini antara lain kekuatan genggaman tangan dan kemampuan untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti makan serta menggunakan toilet. Para sukarelawan dalam penelitian itu juga diminta mengerjakan sejumlah tes untuk mengukur kemampuan kognitif mereka.

Menurut Mueller penelitiannya bukan bertujuan untuk menghentikan atau menunda kematian. Tetapi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia jelang kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah

Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:07 WIB

Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu

Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Teka-Teki Kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah

Teka-Teki Kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo, Polisi Buka Peluang Lakukan Ekshumasi

Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo, Polisi Buka Peluang Lakukan Ekshumasi

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Review Film Colors of Evil: Black, Kematian dan Misteri Kota yang Bungkam!

Review Film Colors of Evil: Black, Kematian dan Misteri Kota yang Bungkam!

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:30 WIB

9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman

9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:06 WIB

Review Frankenstein: Kisah Tragis dan Ambisi Manusia yang Melawan Kematian

Review Frankenstein: Kisah Tragis dan Ambisi Manusia yang Melawan Kematian

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:00 WIB

Membaca Ways to Live Forever: Bagaimana Anak Kecil Melihat Sebuah Kematian?

Membaca Ways to Live Forever: Bagaimana Anak Kecil Melihat Sebuah Kematian?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:00 WIB

Singsot: Siulan Kematian, Lebih Panjang dan Lebih Mencekam

Singsot: Siulan Kematian, Lebih Panjang dan Lebih Mencekam

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×