Ini Dampaknya Bila Anak Sulit Dapatkan Air Bersih

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 20 Agustus 2016 | 09:30 WIB
Ini Dampaknya Bila Anak Sulit Dapatkan Air Bersih
Ilustrasi anak minum air. (Shutterstock)

Suara.com - Survei yang dihimpun lembaga Wahana Visi menunjukkan bahwa 56 persen masyarakat Indonesia masih kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan tak sedikit masyarakat di pelosok Indonesia yang harus berjalan kaki hingga 2-3 jam untuk mendapatkan air bersih.

Direktur NRD Wahana Visi Indonesia David Andre Ardhani mengatakan bahwa dampak dari kekurangan air bersih turut mempengaruhi tumbuh kembang anak Indonesia.

Pasalnya, konsumsi air tercemar bisa menyebabkan anak menjadi diare, cacingan, hingga mengidap kaki gajah. Belum lagi jika air yang diminum terpapar logam berat yang bisa menyebabkan gagal ginjal.

"Walau air sudah direbus sekalipun kalau mengandung logam tetap berbahaya. Jangka panjangnya bisa menyebabkan gagal ginjal," ujar David pada temu media 'P&G Berbagi Air Bersih' di Jakarta, Jumat (19/8/2016).

Selain itu, lanjut dia, sulitnya akses mendapatkan air bersih juga mempengaruhi psikologis anak. Waktu anak belajar dan bermain terpangkas untuk mencari air bersih dari satu daerah ke daerah lainnya.

"Kadang anak juga disuruh untuk mencari air bersih ke kampung lainnya dengan jarak 2-3 km atau setara dengan 2-3 jam perjalanan. Masa kecilnya yang harus banyak diisi untuk belajar dan bermain menjadi hilang untuk mencari air bersih," tambah david.

Ia pun berpendapat bahwa permasalah air bersih bukanlah hal sepele. Pemenuhan kebutuhan pokok ini menjadi prirotas karena mempengaruhi sektor lainnya.

"Untuk mencetak generasi penerus yang berkualitas di daerah terpencil dibutuhkan dukungan pemerintah dan swasta untuk menyediakan air bersih layak konsumsi," pungkas David.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bubuk Ini Bisa Ubah Air Kotor Jadi Layak Minum

Bubuk Ini Bisa Ubah Air Kotor Jadi Layak Minum

Health | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 14:14 WIB

Inilah Faktor Penentu Kecerdasan Anak

Inilah Faktor Penentu Kecerdasan Anak

Lifestyle | Senin, 08 Agustus 2016 | 18:30 WIB

Masih Kecil Senang "Makeup", Ini yang Harus Orangtua Lakukan

Masih Kecil Senang "Makeup", Ini yang Harus Orangtua Lakukan

Lifestyle | Minggu, 07 Agustus 2016 | 19:41 WIB

Ini Penyebab Utama Tubuh Pendek Anak Indonesia

Ini Penyebab Utama Tubuh Pendek Anak Indonesia

Health | Kamis, 04 Agustus 2016 | 16:14 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB