4 Benda di Rumah Ini Bikin Kuman Nyaman Berkembang Biak

Tomi Tresnady | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 02 Oktober 2016 | 11:52 WIB
4 Benda di Rumah Ini Bikin Kuman Nyaman Berkembang Biak
Ilustrasi sedang menggosok gigi. [shutterstock]

Setiap hari Anda membersihkan tubuh dari kotoran di kamar mandi, bahkan satu hari bisa dua kali.

Namun, tahukah Anda bahwa ada empat benda di rumah tinggal Anda yang bisa bikin betah para kuman sebagai tempat berkembang biak.

Berikut adalah beberapa spot yang paling kotor dan harus Anda waspadai usai menyentuhnya, seperti dilansir Prevention.

1. Sikat gigi

Kita semua tahu bahwa tempat menyimpan sikat gigi harus tertutup karena rawan terpapar bakteri yang ada di toilet. Namun sayangnya banyak orang membiarkan wadah sikat gigi terbuka begitu saja.

Akibatnya sikat gigi yang seharusnya berperan membersihkan gigi dipenuhi oleh bakteri atau virus yang dapat menginfeksi rongga mulut Anda. Sebagai solusi, rendam sikat gigi Anda dengan air panas dua minggu sekali untuk membunuh bakteri dan simpat di tempat yang tertutup di kamar mandi.

2. Keset kamar mandi

Keset kamar mandi cenderung lembab karena selalu terpapar air saat kaki kita basah. Akibatnya keset menjadi tempat bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Hal ini tentu akan membahayakan Anda jika kaki dalam keadaan luka sehingga bakteri akan masuk ke dalam aliran darah.

Salah satu cara mudah untuk menjaga keset kamar mandi bebas kuman adalah dengan menggantungnya setelah digunakan agar cepat mengering. 

3. Pegangan kulkas

Jika membersihkan bagian dalam kulkas, jangan lupakan bagian gagang kulkas. Pasalnya bagian dimana kita menutup dan membuka kulkas dapat menjadi media perpindahan virus dan bakteri dari tangan Anda.

Sebaiknya bersihkan gagang pintu kulkas dengan larutan cuka dan diamkan selama lima menit. Anda juga bisa menggunakan sikat gigi dan sabun untuk membersihkan bagian tersebut.

4. Telepon selular

Ya, benda yang tak bisa jauh dari kehidupan masyarakat modern ini juga menjadi tempat perkembangbiakan yang empuk bagi bakteri dan virus.

Bayangkan saja, Anda menyentuh ponsel kapanpun dan dalam kondisi apapun tanpa mencuci tangan sebelum dan sesudah penggunaan. Oleh karena itu wajar jika saat ini banyak masyarakat yang mengidap penyakit infeksi karena penggunaan telepon genggam yang sangat kotor ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahaya Pembunuh Kuman bagi Bayi

Bahaya Pembunuh Kuman bagi Bayi

Health | Selasa, 12 Agustus 2014 | 13:11 WIB

Mencuci Daging Ayam Mentah Bisa Sebarkan Bakteri

Mencuci Daging Ayam Mentah Bisa Sebarkan Bakteri

Health | Selasa, 17 Juni 2014 | 10:08 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB