77 Persen Anak Indonesia Tak Menyikat Gigi Malam Hari

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2016 | 13:14 WIB
77 Persen Anak Indonesia Tak Menyikat Gigi Malam Hari
Peluncuran 'Cerita Petualangan Mama Sigi dan Pepo' oleh Pepsodent di Jakarta, Selasa (11/10/2016). [Suara.com/Firsta Nodia]

Suara.com - Kesadaran orangtua mengajarkan pentingnya menyikat gigi pada malam hari masih sangat rendah. Hal ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan Unilever, dimana menunjukkan bahwa 77 persen anak Indonesia tidak menyikat gigi di malam hari, sementara 70 persen orangtua juga tidak melakukannya.

Drg. Ratu Mirah Afifah, selaku Head of Proffesional Relationship Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk. mengatakan, kebiasaan tidak menyikat gigi pada malam hari dapat meningkatkan risiko anak mengalami masalah gigi berlubang.

"Tidur tanpa membersihkan rongga mulut sama saja membiarkan bakteri berkembang biak lebih cepat. Sisa makanan akan berubah menjadi asam dan melarutkan mineral di gigi sehingga gigi anak mudah berlubang," ujar drg Mirah pada peluncuran 'Cerita Petualangan Mama Sigi dan Pepo' oleh Pepsodent di Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Ia menambahkan, masalah gigi berlubang pada anak bisa diatasi jika anak rajin menyikat gigi sebelum tidur dengan pasta gigi mengandung flouride. Mineral ini akan melindungi gigi dari risiko berlubang selama 12 jam.

"Tidur kan rata-rata hanya 8 jam, sehingga sangat bagus jika anak rajin menyikat gigi sebelum tidur karena perlindungan flouride," imbuhnya.

Temuan survei ini sekaligus mengingatkan para ibu untuk mengajak buah hatinya menyikat gigi, dimulai dari mencontohkannya terlebih dahulu. Jika ibu rajin menyikat gigi, maka anak juga akan menirukan.

"Peran ibu sangat penting. Bahkan, sejak bayi mulai tumbuh gigi usia 6-8 bulan, ibu sudah harus rajin membersihkan rongga mulut bayi dengan kassa sebelum tidur. Nah, ketika sudah bisa menggenggam, baru diajak pakai sikat gigi dan pasta gigi khusus anak-anak," tambahnya.

Drg. Mirah juga menambahkan bahwa minimal durasi yang disarankan untuk anak menggosok gigi adalah dua menit, dimana merupakan waktu yang cukup untuk membersihkan seluruh area rongga mulut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahayakah Jika si Kecil Menelan Pasta Gigi?

Bahayakah Jika si Kecil Menelan Pasta Gigi?

Health | Rabu, 07 September 2016 | 20:03 WIB

Awas, Salah Menyikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Awas, Salah Menyikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Health | Rabu, 15 Juni 2016 | 11:30 WIB

Ini Risikonya Bila Simpan Sikat Gigi Sembarangan

Ini Risikonya Bila Simpan Sikat Gigi Sembarangan

Health | Selasa, 10 Mei 2016 | 15:16 WIB

Menyikat Gigi Terlalu Kasar, Awas, Itu Bahaya

Menyikat Gigi Terlalu Kasar, Awas, Itu Bahaya

Health | Minggu, 20 Maret 2016 | 11:29 WIB

Ini Alasan untuk Rajin Mengganti Sikat Gigi

Ini Alasan untuk Rajin Mengganti Sikat Gigi

Health | Rabu, 24 Februari 2016 | 13:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB