Fakta di Balik Pengguna Tangan Kidal

Tomi Tresnady | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 17 Oktober 2016 | 09:58 WIB
Fakta di Balik Pengguna Tangan Kidal
Ilustrasi pengguna tangan kidal. [shutterstock]

Meski tak banyak, pemilik tangan kidal (kiri) ada di sekitar kita. Mereka mengandalkan kidal untuk melakukan semua hal seperti normalnya orang menggunakan tangan kanan.

Data menunjukkan bahwa sekitar 10 persen populasi dunia terdiri dari orang bertangan kidal. Meski bukan tergolong kelainan, struktur otak pada orang bertangan kidal memang berkebalikan dengan orang pada umumnya.

Tapi sebenarnya apa yang menyebabkan seseorang menjadi kidal? Profesor psikologi dari University of Texas-Austin, Ronald Yeo berpendapat bahwa kemungkinan besar hal ini dipengaruhi sejak awal perkembangan janin.

Berikut adalah fakta-fakta dibalik orang bertangan kidal yang harus Anda tahu!

1. Tak hanya dipengaruhi faktor genetika

Para ilmuwan belum mengetahui pasti penyebab kidal pada 10 persen populasi dunia. Yang pasti, 25 persen bisa disebabkan oleh faktor genetik dalam riwayat keluarga. Tapi 75 persen kemungkinan lainnya bisa dipengaruhi faktor lainnya. Menurut Yeo, ada banyak teori yang menyebabkan seseorang menjadi kidal, termasuk pembentukan gen selama kehamilan.

2. Terkait dengan stres selama kehamilan

Dalam sebuah penelitian di Inggris, ditemukan bahwa janin dari perempuan yang didera stres selama kehamilan lebih mungkin untuk menyentuh wajah mereka dengan tangan kiri dibandingkan tangan kanan.

Bukti lain menyebutkan bahwa, perempuan yang mengalami depresi selama kehamilan lebih mungkin untuk memiliki anak kidal. Oleh karena itu peneliti meyakini bahwa stres berperan menciptakan perubahan gen yang membuat anak kidal.

3. Berisiko lebih tinggi mengidap kanker payudara

Kidal tampaknya banyak dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan fisik termasuk kanker payudara. Penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Cancer tahun 2007 menunjukkan risiko kanker payudara yang lebih tinggi pada orang kidal.

Yeo mengatakan bahwa perubahan gen selama kehamilan berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan yang mungkin diderita seseorang, termasuk risiko kanker payudara.

4. Lebih sering dialami kembar identik

Kembar identik seringkali didefinisikan sebagai bayangan cermin, dimana anak kembar memiliki karakteristik fisik yang sama. Oleh karena itu, peneliti meyakini bahwa pada orang yang kembar identik ada salah satu diantaranya yang kidal.

Bahkan studi di Belgia menunjukkan bahwa peluang kidal pada anak kembar lebih banyak dua kali lipat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta Unik Tentang Tangan Kidal

Fakta Unik Tentang Tangan Kidal

Tekno | Minggu, 13 September 2015 | 15:33 WIB

Studi: Orang dengan Tangan Kidal Sulit Raih Sukses

Studi: Orang dengan Tangan Kidal Sulit Raih Sukses

Tekno | Rabu, 03 Desember 2014 | 20:37 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB