Tujuh Fakta Menarik tentang Air Mani

Ririn Indriani | Suara.com

Minggu, 23 Oktober 2016 | 19:34 WIB
Tujuh Fakta Menarik tentang Air Mani
Ilustrasi penis ereksi. [Shutterstock]

Suara.com - Air mani adalah salah satu bagian yang penting dalam berhubungan intim, tetapi sayangnya hanya sedikit yang betul-betul memahami seluk-beluk air mani. Biasanya kebanyakan orang akan lebih fokus pada sperma daripada air mani.

Padahal, air mani memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri yang membuatnya berbeda dari sperma.

Masih banyak yang menyalahartikan air mani dan sperma sebagai hal yang sama. Air mani adalah cairan berwarna putih keruh yang diproduksi pria saat ejakulasi.

Maka, tidak tepat jika menyebut cairan tersebut sebagai sperma. Di dalam air mani, terkandung sel sperma (spermatozoa), fruktosa, dan berbagai enzim yang bertugas untuk membantu sperma melakukan pembuahan pada rahim.

Sperma adalah sel reproduksi lelaki yang mengandung setengah kromosom yang dibutuhkan untuk melakukan pembuahan dan membentuk zigot. Setengah kromosom lainnya terdapat di sel telur perempuan.

Berikut beberapa fakta tentang air mani yang dihimpun hellosehat.com dan perlu Anda tahu:

1. Sebesar 5 persen dari air mani adalah sperma
Setiap lelaki berejakulasi, air mani yang dihasilkan mengandung sperma. Jumlah sperma yang terkandung dalam setiap ejakulasi pria adalah sekitar 200 sampai 500 juta.

Ini berarti sperma memakan kira-kira 5 persen dari keseluruhan volume air mani yang diproduksi saat ejakulasi. Angka ini bisa berubah-ubah tergantung pada lama waktu dan volume ejakulasi.

Air mani berfungsi untuk menetralkan tingkat keasaman saat sperma memasuki vagina agar sperma tidak mati dan bisa bergerak menuju sel telur untuk melakukan pembuahan.

2. Air mani mengandung berbagai nutrisi
Air mani diproduksi oleh kelenjar kantong semen (juga dikenal sebagai vesikula seminalis) yang terletak di bagian bawah belakang kantung kemih lelaki. Warnanya yang putih keruh disebabkan karena tingginya kandungan protein dalam air mani.

Selain protein dan sel sperma, air mani mengandung berbagai nutrisi lain seperti asam arkobat, fruktosa, zat besi, kalsium, magnesium, sodium, potasium, vitamin B12, kalori, dan air.

3. Menelan air mani tidak akan bikin gemuk
Mungkin Anda pernah mendengar mitos bahwa menelan air mani akan membuat Anda cepat gemuk, karena air mani mengandung kalori. Meskipun air mani memang memiliki kandungan kalori, menelan air mani tak lantas menyebabkan berat badan bertambah.

Dalam sekali ejakulasi, hanya ada sekitar 5 kalori dalam air mani. Jumlah kalori ini setara dengan makan satu buah stroberi segar.

4. Kekentalan air mani selalu berubah-ubah tiap hari
Tak perlu khawatir jika setiap hari kekentalan atau konsistensi air mani berubah-ubah karena hal ini sangat wajar. Kadang air mani bisa sangat pekat menyerupai gel, tapi bisa juga berwujud cair.

Ada berbagai faktor yang memengaruhi konsistensi air mani. Salah satunya adalah kadar air dalam tubuh. Semakin banyak lelaki mengonsumsi cairan, maka sifat air mani yang dihasilkan pun akan semakin encer.

5. Makanan atau minuman yang dikonsumsi tak akan mengubah rasa air mani
Karena kandungan fruktosa yang cukup tinggi, air mani yang sehat akan terasa sedikit manis. Namun, jika Anda adalah perokok berat, air mani Anda kemungkinan akan terasa berbeda karena racun-racun yang dihasilkan rokok seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida.

Karena fakta ini, banyak orang yang percaya bahwa makanan atau minuman yang Anda konsumsi bisa memengaruhi rasa air mani. Misalnya jika Anda makan banyak buah-buahan seperti semangka, kiwi, atau nanas, maka air mani juga akan terasa lebih segar.

Akan tetapi, hal ini masih menjadi sebatas mitos karena hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang mendukung dugaan tersebut.

6. Alergi terhadap air mani sangat jarang terjadi
Biasanya seseorang menyatakan bahwa dirinya alergi terhadap air mani untuk menghindari permintaan menelan air mani dari pasangannya. Pada kenyataannya, kemungkinan alergi terhadap air mani memang ada, tetapi kejadian ini sangat jarang ditemui.

Para ahli menyatakan bahwa kasus perempuan yang alergi terhadap air mani hanya berkisar pada satu sampai lima persen saja. Alergi terhadap air mani juga bisa langsung terlihat efeknya, yaitu kulit atau bagian tubuh yang bersentuhan dengan air mani akan jadi gatal, kemerahan, dan membengkak.

7. Air mani bisa menularkan penyakit kelamin
Meskipun air mani mengandung berbagai nutrisi yang baik, cairan alami ini juga bisa menularkan bermacam-macam penyakit kelamin seperti sipilis, gonorea, klamidia, herpes, dan HIV. Untuk menghindari risiko penularan penyakit kelamin, selalu gunakan alat kontrasepsi saat melakukan aktivitas seksual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Faktor-faktor Ini Pengaruhi Kekentalan Air Mani

Faktor-faktor Ini Pengaruhi Kekentalan Air Mani

Health | Jum'at, 09 September 2016 | 10:53 WIB

Fakta Unik Tentang Sperma

Fakta Unik Tentang Sperma

Lifestyle | Rabu, 13 April 2016 | 20:51 WIB

Jus Nanas Bikin Air Mani Terasa Lebih Nikmat?

Jus Nanas Bikin Air Mani Terasa Lebih Nikmat?

Health | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 14:16 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB