Beri ASI Selama 2 Tahun Tekan Risiko Kanker Payudara

Tomi Tresnady | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 15 November 2016 | 16:24 WIB
Beri ASI Selama 2 Tahun Tekan Risiko Kanker Payudara
Ibu didukung suaminya saat memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayi mereka. [shutterstock]

Memberikan ASI (air susu ibu) secara eksklusif tak hanya bermanfaat bagi bayi. Ibu yang menyusui juga mendapat manfaat yang sama besarnya.

Pakar ASI dr Utami Roesli SpA, mengatakan bahwa risiko kanker payudara pada perempuan yang memberikan ASI secara eksklusif selama dua tahun menurun hingga 1.9 persen.

Sedangkan pada perempuan yang tidak menyusui risiko mengidap kanker meningkat sebanyak 73,1 persen.

"Ada kandungan alfa albumin yang diproduksi saat menyusui dan zat ini menghancurkan sel kanker yang akan tumbuh. Begitu sel kanker akan muncul, albumin akan menghindarkan para ibu yang menyusui," ujar Utami, yang mendapatkan penghargaan Noble Health Promotor dari Brand's Health Award 2016, di Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Dokter spesialis anak ini dikenal gencar mempromosikan manfaat pemberian ASI eksklusif. Hal ini dilakukannya untuk menebus rasa bersalahnya karena tidak memberikan ASI eksklusif kepada dua putranya.

Sebagai survivor kanker payudara, Utami percaya bahwa kanker yang pernah diidapnya salah satunya karena dia tidak menyusui secara tepat.

"Karena pada saat saya memiliki anak tahun 1970-an itu belum banyak edukasi tentang manfaat ASI. Sehingga pada tahun 1989 saya kena kanker payudara dan saya mengerti mungkin kalau saat itu saya susui anak saya, saya nggak akan kena kanker payudara," tambah dia.

Keberhasilan memberikan ASI eksklusif, menurut Utami, juga perlu dukungan dari suami. Dia menegaskan bahwa suami bukanlah peran pembantu dalam pemberian ASI. Sebaliknya, suami punya peran utama.

"Suami yang mendukung istri memberikan ASI secara eksklusif keberhasilan menyusui mencapai 90 persen. Tapi kalau suami tidak mendukung, keberhasilannya hanya 26 persen," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkarier Bukan Halangan Berikan ASI Eksklusif

Berkarier Bukan Halangan Berikan ASI Eksklusif

Health | Sabtu, 15 Oktober 2016 | 19:37 WIB

Ini Alasan Bayi Tak Boleh Diberi Sembarang Asupan

Ini Alasan Bayi Tak Boleh Diberi Sembarang Asupan

Health | Rabu, 21 September 2016 | 15:59 WIB

BPOM Diminta Tinjau Ulang Penutupan Bebiluck

BPOM Diminta Tinjau Ulang Penutupan Bebiluck

News | Selasa, 20 September 2016 | 08:48 WIB

Dituduh Tercemar Bakteri, Ini Kata Pemilik Bebiluck

Dituduh Tercemar Bakteri, Ini Kata Pemilik Bebiluck

News | Senin, 19 September 2016 | 17:29 WIB

Pascadigerebek, Produsen Bebiluck Janji Patuhi BPOM

Pascadigerebek, Produsen Bebiluck Janji Patuhi BPOM

News | Senin, 19 September 2016 | 17:09 WIB

Manfaat Menakjubkan Pijat Payudara

Manfaat Menakjubkan Pijat Payudara

Health | Senin, 19 September 2016 | 08:06 WIB

Walau Sibuk, Melaney Ricardo Utamakan ASI Eksklusif untuk Anaknya

Walau Sibuk, Melaney Ricardo Utamakan ASI Eksklusif untuk Anaknya

Lifestyle | Kamis, 18 Agustus 2016 | 19:03 WIB

ASI Tak Keluar Usai Melahirkan, Ini Penyebabnya

ASI Tak Keluar Usai Melahirkan, Ini Penyebabnya

Health | Selasa, 09 Agustus 2016 | 15:09 WIB

ASI Eksklusif Lindungi Anak dari Kanker

ASI Eksklusif Lindungi Anak dari Kanker

Health | Senin, 08 Agustus 2016 | 12:33 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB