Bangun Malam Hanya untuk Kencing, Penyebabnya Bisa Ini

Tomi Tresnady, Risna Halidi

Senin, 27 Maret 2017 | 09:36 WIB
Bangun Malam Hanya untuk Kencing, Penyebabnya Bisa Ini
Seorang lelaki kencing di toilet. [shutterstock]

Suara.com - Apabila Anda kerap terbangun saat malam hari hanya untuk kencing di toilet, ada baiknya Anda mengurangi konsumsi garam dalam makanan.

Problem tersebut lebih dikenal dengan istilah nokturia dan mempengaruhi lebih dari setengah dari mereka yang berusia di atas 50 tahunan.

Meskipun terkesan sebagai masalah biasa, dokter mengatakan bahwa terbangun di tengah malam akan membuat kita mengalami gangguan tidur hingga menyebabkan stres, mudah marah dan kelelahan.

Namun para peneliti dari Jepang mengatakan, sedikit perubahan pada pola makan ternyata dapat menghentikan masalah tersebut. Tim ilmuwan dari Jepang yang melakukan presentasi di acara European Society of Urology di London, Inggris, soal penelitian mereka pada 321 relawan selama tiga bulan.

Hasilnya, mengurangi konsumsi garam ternyata dapat membuat orang kencing lebih sedikit. Dalam studi tersebut, peneliti meminta para relawan untuk mengurangi konsumsi garam hingga 25 persen dari 10,7 gram hingga hanya 8 gram sehari. Akhirnya, rata-rata kunjungan toilet malam para relawan turun dari awalnya 2,3 kali menjadi 1,4 kali.

Sebagai perbandingan, ketika 98 subjek penelitian menambah konsumsi garam dari 9.9 gram menjadi 11 gram, membuat kunjungan ke toilet saat malam meningkat secara rata-rata dari hanya 2,3 kali menjadi 2,7 kali.

Peneliti juga menyarankan agar orang dewasa mengonsumsi garam hanya 6 gram sehari. Asupan garam yang tinggi dapat membuat orang minum lebih banyak, karena mereka cenderung haus.

Kepala dalam studi tersebut, Dr Matsuo Tomohiro dari Nagasaki University mengatakan bahwa ini adalah penelitian pertama mengenai hubungan antara konsumsi garam dengan kebutuhan akan buang air kecil saat malam.

"Kencing saat malam merupakan masalah bagi sebagian orang terutama mereka yang sudah lanjut usia. Hasilnya, mengubah sedikit pola makan mungkin akan membuat perubahan besar bagi kualitas hidup banyak orang," ujar Tomohiro seperti yang dikutip Suara.com dari Daily Mail.

baca juga

Sodium dalam gula ternyata memainkan peran penting dalam mengatur cairan dalam jaringan serta darah.

Terlalu banyak garam yang dikonsumsi, akan mengarah pada peningkatan jumlah produksi urin di ginjal dan membuat kondisi yang dikenal dengan istilah poliuria atau buang air kecil yang berlebihan.

Dalam kasus yang parah, poliuria dapat menyebabkan edema, atau pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki.

"Ini merupakan aspek penting bagaimana pasien dapat membantu diri mereka sendiri untuk mengurangi dampak dari sering buang air kecil. Penelitian umumnya memfokuskan pada pengurangan jumlah air minuman pasien, dan asupan garam umumnya tidak dianggap," tambah Profesor Marcus Drake, seorang urolog di Bristol University

Sebuah studi kedua yang disajikan pada konferensi yang sama menemukan bahwa mengobati kondisi tidur apnea atau mendengkur keras juga dapat mencegah kebutuhan untuk buang air kecil pada malam hari.

Tim peneliti dari Belanda menemukan 65 persen pasien melaporkan penurunan jumlah kunjungan malam hari ke kamar mandi ketika menggunakan masker pernapasan.

"Ini mungkin tampak mengejutkan bahwa masalah pernapasan dapat menyebabkan produksi urin berlebihan saat tidur, namun sebenarnya masalah ini sangat nyata," lanjut Drake.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Akibatnya Jika Terlalu Sering Menahan Kencing

Ini Akibatnya Jika Terlalu Sering Menahan Kencing

Health | Kamis, 21 Juli 2016 | 01:57 WIB

VIDEO: Duh, Sedang Wawancara TV, Gadis Ini Kencing

VIDEO: Duh, Sedang Wawancara TV, Gadis Ini Kencing

Video | Minggu, 26 April 2015 | 11:02 WIB

Wah, Orang Ini Kencing dengan Santainya dalam Kereta

Wah, Orang Ini Kencing dengan Santainya dalam Kereta

News | Rabu, 08 April 2015 | 06:38 WIB

Sebaiknya Lelaki Kencing Sambil Duduk

Sebaiknya Lelaki Kencing Sambil Duduk

Health | Jum'at, 31 Oktober 2014 | 09:30 WIB

Ceko Ancam Rekam dan Unggah Aksi Kencing Sembarangan ke Youtube

Ceko Ancam Rekam dan Unggah Aksi Kencing Sembarangan ke Youtube

Tekno | Rabu, 27 Agustus 2014 | 15:09 WIB

Tercemar Air Kencing Remaja, 143 Juta Liter Air Bersih Dibuang

Tercemar Air Kencing Remaja, 143 Juta Liter Air Bersih Dibuang

News | Jum'at, 18 April 2014 | 13:48 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×