Mahabbah, Kegiatan bernyanyi untuk Lahirkan Empati pada Anak

Yazir Farouk, Dinda Rachmawati

Rabu, 29 Maret 2017 | 19:26 WIB
Mahabbah, Kegiatan bernyanyi untuk Lahirkan Empati pada Anak
Anak-anak sedang bernyanyi bersama di Rumah Amalia [suara.com/Dinda Rachmawati]

Suara.com - Saat ini, rasa empati seseorang terhadap orang lainnya, seakan semakin berkurang. Saat seseorang memiliki masalah, mereka cenderung memendamnya sendiri dan malu untuk berbagi pada orang lain.

Akibatnya, mereka sering merasa stres, depresi, bahkan berakhir dengan hal-hal yang tak diinginkan, seperti menyakiti diri sendiri atau bunuh diri. Melihat permasalahan ini, Rumah Amalia yang dikenal sebagai rumah belajar bagi anak yatim dan duafa, mengenalkan konsep pembelajaran dan terapi, yang disebut sebagai 'Mahabbah'.

"Sepertinya sekarang masyarakat sudah kehilangan empati dan kasih sayangnya terhadap orang lain. Melihat hal tersebut, kami mengadakan kegiatan yang disebut Mahabbah. Untuk menanamkan kasih sayang menumbuhkan rasa empati anak-anak dan masyarakat pada orang sekitarnya," kata Muhamad Agus Syafii, Founder dan salah satu Rumah Amalia Ciledug, Tangerang.

Mahabbah sendiri, jelas Agus adalah kegiatan bernyanyi bersama, yang dilakukan anak-anak di Rumah Amalia. Pesan moral dari kegiatan ini, kata dia, untuk membuat rasa cinta pada sesama tertanam pada mereka, sehingga bisa lebih memiliki kepedulian.

Dengan bernyanyi ini, lanjut Agus, hormon endorfin yang mampu menumbuhkan rasa empati, perasaan kesenangan dan euforia akan diproduksi. Tak hanya hormin endorfin, oksitosin atau hormon cinta juga akan dirilis sehingga meningkatkan rasa nyaman dan empati pada sesama.

"Dengan bernyanyi, hormon ini terpicu sehingga mampu mengurangi rasa stress dan cemas Anda. Selain itu, dengan bernyanyi hidup akan lebih bahagia dibandingkan dengan orang yang tidak bernyanyi, walau hanya bersenandung kecil," ungkap dia.

Bernyanyi juga punya manfaat kesehatan yang membuat paru-paru menjadi kuat, karena bisa membantu Anda bernafas lebih baik, lanjutnya.

Berkat efek menenangkannya, bernyanyi juga mampu menurunkan tekanan darah tinggi pada beberapa kasus. Kebanyakan pasien darah tinggi, kata dia busa melakukannya dengan menyanyikan lagu-lagu religi.

"Di sini, kami menyanyikan lagu-lagu religi, yang bekerjasama dengan grup musik Aleehya agar anak-anak bisa lebih bersyukur dan selalu ingat Allah," kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ari Zaenal, salah satu musisi dari Aleehya. Ia mengatakan musik dan nyanyian bisa menambah perasaan empati, karena pada dasarnya seni dan musik dibuat dan disampaikan melalui hati.

"Itu melatih empati, secara tidak langsung kita bisa ikut serta merasakan. Kami bahagia, yang menonton bahagia. Untuk anak-anak bisa lebih bahagia, ceria dan menghafal juga," kata Ari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB