Izin Dipersulit, Pasien Hepatitis C Sulit Dapatkan Obat

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 31 Maret 2017 | 07:00 WIB
Izin Dipersulit, Pasien Hepatitis C Sulit Dapatkan Obat
Inilah dua obat hepatitis C, Sofosbuvir dan Daclatasvir yang sulit didapat di Indonesia. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Fajar--bukan nama aslinya, masuk ke sebuah ruangan di sebuah restoran di kawasan Jakarta Pusat. Ia menenteng tas berisi sekitar 40 botol obat yang diperuntukkan bagi penderita Hepatitis C.

Tak main-main, bisa dibilang 'tentengan' Fajar sore itu merupakan barang selundupan. Pasalnya, obat asal India yaitu Sofosbuvir dan Daclatasvir merupakan dua barang langka di Indonesia.

"Saya hanya mampu membawa 40 botol obat. Kemungkinan yang akan terselamatkan kurang dari 10 nyawa," jelas Fajar di hadapan beberapa wartawan.

Belum lama ini, Fajar harus bergerilya menuju negara tetangga, karena dua obat tersebut sulit menembus bea cukai di Tanah Air dengan alasan tak jelas. Akibatnya, sekitar 90 botol obat yang sudah dipesan oleh beberapa pasien Hepatitis C di Indonesia terpaksa kembali ke negara asalnya, India.

Karena alasan nyawa dan kemanusiaan, Fajar rela menyeludupkan obat tersebut dari negeri jiran ke tanah air meski hanya datang dengan 40 botol. "Dari pada saya nunggu mati, mending saya ambil risiko. Ini bentuk kenekatan yang kami ambil untuk membantu teman-teman," ungkapnya.

Baik Sofosbuvir dan Daclatasvir sebenarnya sudah mendapatkan izin edar dan masuk ke dalam Formularium Nasional atau Fornas. Tapi sudah dua bulan ini, banyak botol obat yang tertahan dan dikembalikan ke negara asal.

Karena masalah tersebut, Indonesia Buyers Club mencoba untuk mengadvokasi pasien Hepatitis C di Indonesia yang membutuhkan obat Sofosbuvir dan Daclatasvir seperti Fajar.

Perwakilan Indonesia Buyers Club, Sindi Putri mengatakan, bea cukai bukannya tidak merespon keluhan pasien Hepatitis C. Namun persyaratan dianggap terlampau sulit dengan harus adanya Special Access Scheme (SAS) atau Mekanisme Jalur Khusus.

Dalam mengajukan SAS perorangan, ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi dan alur birokrasi yang harus dilalui.

"Banyak sekali proses atau alur untuk mendapatkan izin SAS ini. Ini adalah concern kami, tapi bagaimana mekanismenya jika SAS perorangan, apakah akan berbelit-belit, karena tidak mungkin satu sampai tiga hari sampai," jelas Sindi.

Selagi melakukan mediasi dan membiarkan aksi 'penyeludupan', Indonesia Buyers Club melalui Indonesia Aids Coalition, menawarkan tiga rekomendasi mengenai sarat pengajuan SAS perorangan kepada bea cukai.

Tiga rekomendasi itu adalah proses bagi SAS perorangan tidak kompleks dan harus melalui berbagai alur dan birokrasi. Kedua, ijin SAS bagi perorangan bisa diajukan oleh kelompok pasien yang terintegrasi. Lalu ketiga, SAS bisa berlaku berulang atau mempunyai durasi waktu tertentu.

Fajar yang juga seorang ODHA, mengaku bahwa dibanding Aids, ia lebih mungkin mati karena Hepatitis C yang ia derita karena kesulitan mendapatkan obat Hepatitis yang tepat.

Di Indonesia, Sofosbuvir dan Daclatasvir ada di beberapa apotek dengan harga tak kurang dari Rp3,8 juta dan Rp1.8 juta per botol dan jauh lebih mahal dari harga aslinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Inilah Bahaya Penyakit Hepatitis C

Awas, Inilah Bahaya Penyakit Hepatitis C

Health | Rabu, 25 Mei 2016 | 05:00 WIB

Obat Hepatitis C Terbaru Makin Efektif dan Terjangkau

Obat Hepatitis C Terbaru Makin Efektif dan Terjangkau

Health | Jum'at, 22 April 2016 | 14:17 WIB

6 Juta Masyarakat Indonesia Menderita Hepatitis C

6 Juta Masyarakat Indonesia Menderita Hepatitis C

Health | Rabu, 15 Oktober 2014 | 17:30 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB