Peneliti Ungkap Bahaya Kurang Tidur

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 21 April 2017 | 14:30 WIB
Peneliti Ungkap Bahaya Kurang Tidur
Ilustrasi lelaki yang mengalami insomnia. (Shutterstock)

Suara.com - Peneliti mengatakan orang yang kurang tidur cenderung lebih sulit melihat sesuatu hal dengan positif.

Ini dikarenakan menurut peneliti, kurang tidur dapat mempengaruhi wilayah spesifik pada otak yang diketahui bekerja mengatur respon emosional negatif. Terutama bagi mereka yang menderita depresi dan kecemasan, sehingga membatasi kemampuan mereka dalam melihat sesuatu secara positif.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Depression and Anxiety memaparkan, area otak korteks anterior cortist dorsal, harus bekerja lebih keras untuk memodifikasi respon emosional yang negatif pada orang-orang yang kekurangan tidur dan memiliki depresi, serta kecemasan.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa tidur mungkin memainkan peran penting dalam kemampuan untuk mengatur emosi negatif pada orang-orang yang menderita kegelisahan dan depresi," papar Asisten Profesor di University of Illinois di Chicago College of Medicine di AS sekaligus peneliti utama dalam penelitian ini, Heide Klumpp.

Tim peneliti menggunakan MRI fungsional untuk mengukur aktivitas di berbagai wilayah otak dan peserta ditantang dengan tugas pengaturan emosi.

Sebanyak 78 peserta berusia 18 hingga 65 tahun yang telah didiagnosa menderita gangguan kecemasan, gangguan depresi berat maupun keduanya, ikut dalam penelitian ini.

Peserta diperlihatkan gambar-gambar kekerasan yang dapat mengganggu seperti gambar perang atau kecelakaan. Peserta hanya diminta untuk sekadar melihat dan tidak mengontrol emosi atau menilai dengan positif apa yang mereka lihat.

Penilaian positif contohnya adalah jika ada gambar perempuan yang memiliki muka babak belur, maka akan dianggap sebagai makeup peran dibanding perempuan yang selamat sebagai korban kekerasan. "Penilaian positif adalah sesuatu yang membutuhkan energi mental yang signifikan," ucap Klumpp.

"Pada orang dengan depresi atau kecemasan, penilaian ulang yang positif akan lebih sulit lagi, karena kelainan ini ditandai oleh kenegatifan kronis yang membuat melihat sesuatu yang baik terasa sulit," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurang Tidur, Bolehkah Tidur Siang?

Kurang Tidur, Bolehkah Tidur Siang?

Health | Senin, 16 Januari 2017 | 15:10 WIB

Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Kurang Tidur

Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Kurang Tidur

Health | Jum'at, 15 Juli 2016 | 09:18 WIB

Awas, Kurang Tidur Bisa Picu Obesitas

Awas, Kurang Tidur Bisa Picu Obesitas

Health | Rabu, 02 Maret 2016 | 12:03 WIB

Ini Risikonya Bila Ibu Hamil Kurang Tidur

Ini Risikonya Bila Ibu Hamil Kurang Tidur

Health | Selasa, 13 Oktober 2015 | 07:18 WIB

Kurang Tidur Bikin Anda Gampang Terkena Flu

Kurang Tidur Bikin Anda Gampang Terkena Flu

Health | Selasa, 01 September 2015 | 15:27 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB