Hati-hati, Minuman Soda Bisa Bikin Gemuk!

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Senin, 15 Mei 2017 | 19:17 WIB
Hati-hati, Minuman Soda Bisa Bikin Gemuk!
Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi menemukan bahwa minuman bersoda membuat tubuh mengalami peningkatan berat badan alias gemuk, karena karbon dioksida mendorong hasrat untuk makan lebih banyak.

Ini terjadi, kata para ilmuwan, ketika kita menelan gas dalam minuman, maka akan memicu lonjakan hormon kelaparan.

Meski demikian, para akademisi baru mempelajari hal tersebut pada tikus dan menemukan bahwa tikus yang diberi minuman manis bersoda tidak menghasilkan bobot lebih banyak daripada yang diberi air bersih.

Namun tikus yang diberi minuman bersoda, termasuk versi kalori nol yang mengandung pemanis buatan, ikut-ikutan tambah gemuk.

Juru kampanye anti-obesitas mengatakan tindakan tertentu harus dilakukan jika penelitian menunjukkan efek yang serupa pada manusia.

Tam Fry, dari Forum Obesitas Nasional mengatakan Departemen Kesehatan harus membatasi secara ketat penggunaan bahan kimia apapun yang mengganggu kesehatan. "Dan itu harus mencakup karbon dioksida jika efek ini direplikasi dalam penelitian lebih lanjut," tambahnya dilansir Daily Mail.

Industri minuman bersoda membalas dengan mengatakan tidak ada bukti karbon dioksida (CO2) dapat menyebabkan obesitas pada manusia. Dalam studi tersebut, periset dari Universitas Birzeit di Tepi Barat Palestina, membawa 16 tikus dengan berat yang sama dan membaginya menjadi empat kelompok.

Kelompok pertama diberi air, yang kedua adalah minuman ringan manis tanpa gas, yang ketiga merupakan minuman soda 'standar' yang mengandung gula, dan keempat, minuman soda 'diet' yang mengandung pemanis buatan.

Semua tikus diberi akses terhadap makanan tak terbatas. Setelah tiga bulan, tikus yang diberi dua minuman bersoda beratnya lebih tinggi daripada yang diberi minuman biasa. Para peneliti menghitung bahwa tikus yang diberi minuman bersoda makan rata-rata 20 persen lebih banyak daripada yang diberi minuman biasa.

Setelah satu tahun, tikus yang diberi minuman berkarbonasi menunjukkan tanda-tanda akumulasi lemak di sekitar organ vital mereka, sebuah tanda obesitas kronis. Tes menunjukkan kadar hormon ghrelin kelaparan 'secara signifikan lebih tinggi' pada tikus setelah minum minuman bersoda.

Para peneliti kemudian melakukan tes pada 20 relawan manusia yang sehat. Mereka menemukan relawan yang diberi air mineral untuk diminum saat sarapan memiliki kadar ghrelin enam kali lebih tinggi daripada yang diberi air bersih.

Namun British Soft Drinks Association meragukan relevansi penelitian tersebut. Sang Direktur jendral Gavin Partington, mengatakan, tidak ada bukti ilmiah bahwa karbon dioksida yang terkandung dalam minuman ringan atau bahkan bir, menyebabkan kelaparan atau obesitas meningkat.

"Ini adalah sains yang buruk hanya untuk mengambil hasil dari studi pada tikus yang disamakan untuk manusia," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Konsumsi Lima Makanan Ini saat Lapar

Jangan Konsumsi Lima Makanan Ini saat Lapar

Lifestyle | Sabtu, 11 Maret 2017 | 14:40 WIB

Minum Soda Sejak Remaja, Awas Diincar Kanker Payudara!

Minum Soda Sejak Remaja, Awas Diincar Kanker Payudara!

Health | Sabtu, 04 Maret 2017 | 19:35 WIB

Ini yang Terjadi pada Tubuh Setelah Minum Soda

Ini yang Terjadi pada Tubuh Setelah Minum Soda

Health | Rabu, 21 Desember 2016 | 07:13 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB