Para Lelaki Mau Rp1 Juta? Jadi Peserta KB

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 28 Mei 2017 | 08:24 WIB
Para Lelaki Mau Rp1 Juta? Jadi Peserta KB
Ilustrasi vasektomi. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan insentif Rp1 juta untuk peserta KB lelaki, melalui metode operasi lelaki atau vasektomi guna meningkatkan kepesertaan KB lelaki yang dinilai masih rendah.

"Sudah sejak tahun lalu kami memberikan insentif kepada lelaki yang mengikuti KB dengan metode operasi pria (MOP). Tujuannya supaya peserta KB pria bisa meningkat," kata Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Yogyakarta Eny Retonowati di Yogyakarta, Minggu (28/5/2017).

Saat ini, tingkat kepesertaan KB lelaki di Kota Yogyakarta baru mencapai 0,69 persen dari total peserta KB di kota tersebut. Terpaut cukup banyak dengan tingkat kepesertaan KB untuk perempuan, khususnya yang menggunakan IUD yaitu 32,46 persen.

Selain memberikan insentif berupa uang, upaya untuk meningkatkan kepesertaan KB lelaki dilakukan melalui sosialisasi oleh tujuh kelompok KB lelaki yang sudah terbentuk.

"Biasanya, sosialisasi dilakukan melalui pagelaran seni tradisional. Harapannya, kaum lelaki bisa memahami bahwa menjadi peserta KB lelaki bukan hal yang menakutkan," ujarnya.

Selain karena jumlah anak sudah dirasa cukup, latar belakang yang mendasari kaum lelaki menjadi peserta KB di antaranya adalah istri tidak cocok menggunakan alat kontrasepsi.

"Ada beberapa perempuan yang terkadang mengalami alergi atau efek samping akibat menggunakan alat kontrasepsi jenis tertentu. Oleh karena itu, suami yang kemudian menjalani vesektomi," ucap Eny.

Meskipun sudah melakukan berbagai sosialisasi untuk penggunaan alat kontrasepsi baik bagi perempuan maupun lelaki, namun belum semua pasangan usia subur di Kota Yogyakarta menjadi peserta KB.

Di Kota Yogyakarta terdapat 43.749 pasangan usia subur, namun baru 31.045 pasangan yang menjadi peserta KB atau sekitar 71 persen. Sisanya, memilih tidak menjadi peserta KB.

"Kami akan terus melakukan sosialisasi. Menjadi peserta KB merupakan salah satu upaya untuk membentuk keluarga yang berkualitas sekaligus mengendalikan pertumbuhan penduduk," katanya.

Eny menyebut, angka pertumbuhan penduduk di Kota Yogyakarta adalah 2,1 persen atau berada di bawa rata-rata nasional.

"Namun, jika tidak dilakukan pengendalian, maka angka tersebut bisa terus meningkat," tukasnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Risikonya Kalau Salah Pakai Kondom

Ini Risikonya Kalau Salah Pakai Kondom

Lifestyle | Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:46 WIB

Sudah Kenakan Spiral, Kok Bisa Hamil?

Sudah Kenakan Spiral, Kok Bisa Hamil?

Health | Sabtu, 06 Mei 2017 | 19:40 WIB

Alat Ini Diklaim Bisa "On/Off" Sperma dan Alat Vital Lelaki

Alat Ini Diklaim Bisa "On/Off" Sperma dan Alat Vital Lelaki

Health | Senin, 10 April 2017 | 19:31 WIB

Risug, Kontrasepsi "Ajaib" Bagi Lelaki Ciptaan Ilmuwan India

Risug, Kontrasepsi "Ajaib" Bagi Lelaki Ciptaan Ilmuwan India

Tekno | Jum'at, 17 Februari 2017 | 16:43 WIB

Ratusan Lelaki di Daerah Ini Dukung Vasektomi

Ratusan Lelaki di Daerah Ini Dukung Vasektomi

Health | Senin, 23 Januari 2017 | 01:33 WIB

Kapan Waktu Tepat untuk Program KB?

Kapan Waktu Tepat untuk Program KB?

Health | Kamis, 19 Januari 2017 | 20:55 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB