Studi: Penutupan Lokalisasi Makin Menyulitkan Pengobatan HIV

Pebriansyah Ariefana, Risna Halidi

Selasa, 30 Mei 2017 | 06:12 WIB
Studi: Penutupan Lokalisasi Makin Menyulitkan Pengobatan HIV
Ilustrasi HIV. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam studi yang dilakukan oleh Pusat Penelitian HIV & Aids Unika Atma Jaya, kebijakan pemerintah untuk menutup beberapa tempat lokalisasi di empat kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya dan Jayapura tidak menyelesaikan masalah dan malah menyulitkan proses penanggulangan penyebaran HIV di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Pusat Penelitian HIV Aids Unika Atma dan Organisasi Perubahan Sosial Indonesia atau OPSI, Senin (29/5/2017).

"Paska penutupan (lokalisasi) banyak pekerja seks menyebar. Entah sendiri-sendiri atau dengan kelompok-kelompok​ kecil, pekerja seks masih ada," terang salah satu tim peneliti PPH Atma Jaya, dr. Asti Widihastuti, MHC.

Menurut Asti, kondisi tersebut membuat intervensi program kesehatan pada kelompok pekerja seks dan pelanggannya menjadi semakin sulit.

"Pemerintah berharap pembubaran lokalisasi membuat pekerja seks hilang, padahal tidak."

Karena metode penelitian tidak bersifat kuantitatif, Asti mengaku tak bisa memberikan data-data berupa angka pasti mengenai jumlah penyebaran virus HIV paska pembubaran lokalisasi. Meski begitu, tim peneliti memberikan enam masukan kepada pemerintah mengenai hasil yang mereka temui di lapangan.

Pertama, adanya revisi Standar Pelayanan Minimal atau SPM dengan menyebut secara eksplisit pekerja seks sebagai kelompok yang terdampak epidemi HIV Aids.

"Dengan situasi seperti ini, kelompok pekerja seks yang paling rentan dengan penyakit seksual tidak tertangani dengan baik," tambah Asti lagi.

Kedua, mendesak pemerintah daerah yang sudah atau akan melakukan penutupan lokalisasi untuk mempertimbangkan dampak kesehatan bagi masyarakat berdasarkan bukti empirik yang telah dihasilkan oleh berbagai kajian dan data.

baca juga

Ketiga, mendesak Komisi Penanggulangan Aids tingkat daerah untuk melakukan advokasi dan tidak menghambat secara struktural bagi pekerja seks untuk mengakses layanan kesehatan.

Keempat, mendukung organisasi masyarakat sipil dan organisasi komunitas untuk melakukan advokasi dan mendukung penanggulangan HIV di wilayahnya.

Kelima, mendorong dilakukannya pemberdayaan pekerja seks yang sesuai dengan kebutuhan spesifik dan situasi yang dihadapi pekerja seks serta terakhir, memberdayakan pekerjaan seks agar mampu saling mendukung dalam menghadapi permasalahan di lapangan.

Sebelumnya, pemerintah mulai melakukan berbagai peraturan tentang pelarangan kegiatan prostitusi di berbagai wilayah di Indonesia sejak tahun 2000 dan membuat banyak pekerja seks dan pelanggannya menjadi semakin tertutup dan tersebar ke berbagai tempat yang sulit dijangkau oleh penyedia layanan kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blusukan Mencari Jejak HIV ala Sri Rahayu

Blusukan Mencari Jejak HIV ala Sri Rahayu

Lifestyle | Jum'at, 21 April 2017 | 09:20 WIB

Kampanye #UbahHidupLo Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran HIV

Kampanye #UbahHidupLo Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran HIV

Health | Kamis, 30 Maret 2017 | 02:16 WIB

Selamatkan Ibu Rumah Tangga dari HIV, Ini yang Dilakukan PKBI DKI

Selamatkan Ibu Rumah Tangga dari HIV, Ini yang Dilakukan PKBI DKI

Health | Senin, 27 Maret 2017 | 00:14 WIB

Nggak Nyangka! Alasan Lelaki Suka 'Main' PSK

Nggak Nyangka! Alasan Lelaki Suka 'Main' PSK

Lifestyle | Selasa, 07 Maret 2017 | 19:59 WIB

Obat Ini Perpanjang Harapan Hidup Pasien HIV AIDS

Obat Ini Perpanjang Harapan Hidup Pasien HIV AIDS

Health | Rabu, 22 Februari 2017 | 17:18 WIB

Kisah Lelaki India yang Mengadopsi 22 Anak Pengidap HIV

Kisah Lelaki India yang Mengadopsi 22 Anak Pengidap HIV

Lifestyle | Minggu, 12 Februari 2017 | 16:46 WIB

Cegah Penularan HIV/AIDS dengan "TTM"

Cegah Penularan HIV/AIDS dengan "TTM"

Health | Kamis, 19 Januari 2017 | 18:50 WIB

32 PSK Asing Diamankan Petugas

32 PSK Asing Diamankan Petugas

Foto | Jum'at, 13 Januari 2017 | 16:14 WIB

PSK Asing Terjaring Razia

PSK Asing Terjaring Razia

Foto | Minggu, 01 Januari 2017 | 17:02 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×