Alami Perdarahan Saat Bercinta, Awas Kanker Serviks!

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 11 Agustus 2017 | 20:54 WIB
Alami Perdarahan Saat Bercinta, Awas Kanker Serviks!
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Kesadaran masyarakat tentang kanker serviks meningkat sepeninggal artis Julia Perez. Apalagi survei menyebut bahwa kanker serviks menempati posisi pertama yang paling banyak diidap perempuan Indonesia.

Di dunia, setiap dua menit, seorang perempuan meninggal karena kanker serviks. Padahal kematian kanker serviks bisa dicegah jika masyarakat mengenali lebih dini gejalanya.

Menurut dr. Berryl Imran Burhan, Sp.OG, dari RS Evasari, salah satu gejala yang mengarah pada kanker serviks adalah munculnya perdarahan saat bercinta.

"Gejala pada stadium awal meliputi pendarahan vagina yang abnormal terutama setelah melakukan hubungan seksual atau diantara dua periode menstruasi," ujar dia di sela-sela Edukasi Kesehatan Masyarakat mengenai Bahaya Kanker Serviks di Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (11/8/2017).

Perdarahan ini terjadi, tambah Berryl, karena adanya pembengkakan di daerah leher rahim akibat kanker sehingga ketika berhubungan seks daerah tersebut akan tersenggol dan menyebabkan luka sehingga menimbulkan perdarahan.

"Kalau stadium lanjut biasanya pendarahan lebih hebat. Selain itu disertai dengan penurunan nafsu makan, berat badan turun, nyeri panggul, vagina keluar air kemih atau tinja hingga patah tulang," jelasnya.

Untuk mendeteksi ada tidaknya kanker yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) ini, perempuan bisa menjalani serangkaian pemeriksaan diantaranya tes IVA, papsmear maupun tindakan kolposkopi untuk hasil yang lebih akurat.

"Pada tindakan Kolposkopi dokter akan meneropong dengan alat khusus untuk masuk ke dalam vagina dan ke daerah leher rahim. Biasanya dilakukan jika pada pemeriksaan pap smear ditemukan sesuatu yang bermasalah yang mengarah ke kanker," tambah Direktur RS Evasari, dr Ferry Aryo Pangarso.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa melalui edukasi kesehatan ini pihaknya ingin berkontribusi meningkatkan kesadaran masyarakat terutama kaum hawa untuk mau melakukan upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.

"Kalau sudah terkena akan lebih sulit untuk pengobatan. Itu sebabnya kami ajak masyarakat terutama kaum hawa untuk melakukan tes IVA dan Pap Smear, sehingga kalau positif kanker serviks bisa langsung ditangani agar tidak memburuk," pungkas Ferry. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Kanker Ini Incar Anda yang Sering Santap Makanan Panas

Awas! Kanker Ini Incar Anda yang Sering Santap Makanan Panas

Health | Kamis, 10 Agustus 2017 | 19:44 WIB

Ini Mengapa Kanker Kepala Leher Tak Sepopuler Kanker Lain

Ini Mengapa Kanker Kepala Leher Tak Sepopuler Kanker Lain

Health | Kamis, 10 Agustus 2017 | 16:12 WIB

Perdarahan saat Hubungan Seksual, Waspada Kanker Serviks

Perdarahan saat Hubungan Seksual, Waspada Kanker Serviks

Lifestyle | Kamis, 02 Februari 2017 | 18:11 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB