Selain Darah, Sembilan Organ Tubuh Ini Bisa Anda Donorkan

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Minggu, 13 Agustus 2017 | 15:00 WIB
Selain Darah, Sembilan Organ Tubuh Ini Bisa Anda Donorkan
Ilustrasi jantung (Shutterstock)

Suara.com - Hari Donasi Organ diperingati pada tanggal 13 Agustus setiap tahunnya. Ini mulai menciptakan kesadaran masyarakat tentang kebutuhan menyumbangkan organ.

Ratusan orang sekarat setiap tahun karena kegagalan organ. Karenanya, menyumbangkan organ untuk menyelamatkan nyawa mereka adalah hal yang penting.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui, tentang organ-organ apa saja yang dapat disumbangkan dan ditransplantasikan.

Umumnya organ yang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan dan memperbaiki dirinya sendiri dapat disumbangkan, sehingga kesehatan pendonor tidak terpengaruh. Dengan kemajuan ilmu kedokteran saat ini, proses transplantasi organ sangat aman dan tidak akan mempengaruhi kualitas kehidupan donor.

Berikut, beberapa organ yang bisa didonorkan, dilansir dari Boldsky:

1. Jantung

Jika Anda ingin menjadi pendonor jantung, Anda bisa melakukannya saat Anda sudah dinyatakan meninggal. Penerima biasanya adalah pasien yang menderita gagal jantung atau orang yang lahir dengan cacat jantung. Begitu pendonor dinyatakan meninggal, transplantasi harus cepat dilakukan.

2. Ginjal

Untuk mendonorkan ginjal, Anda bisa dalam kondisi hidup ataupun saat Anda sudah meninggal. Ini akan diterima oleh pasien dengan gagal ginjal. Ginjal dari pendonor yang hidup akan menyingkirkan dialisis selama sisa hidup mereka. Sedangkan untuk pemdonor, sisa ginjal akan membesar dan bekerja bersama-sama untuk ginjal yang hilang.

3. Paru-paru

Sama seperti pendonor ginjal, Anda bisa melakukannya dalam keadaan hidup ataupun meninggal. Ini mungkin berguna jika penerima membutuhkan satu paru-paru.

Pada beberapa pasien dengan penyakit paru-paru, sangat penting untuk mengganti kedua paru-paru, namun, kedua paru-paru hanya bisa didonorkan dari seseorang yang sudah meninggal. Transplantasi paru meningkatkan harapan hidup pada orang dengan penyakit paru stadium akhir.

4. Pankreas

Pendonor hidup dapat menyumbangkan sebagian pankreasnya. Transplantasi pankreas biasanya dilakukan pada orang yang memiliki diabetes tipe-1 dan gagal ginjal stadium akhir. Dalam kasus seperti itu, ginjal dan pankreas keduanya ditransplantasikan.

Bila pankreas baru ditransplantasikan, yang lama biasanya tidak diangkat. Pasien dapat hidup tanpa transplantasi pankreas tetapi harus hidup dari insulin dan suplemen enzim selama sisa hidupnya.

5. Hati

Seorang pendonor hidup dapat menyumbangkan sebagian hatinya ke orang dengan gagal hati. Hati pendonor akan beregenerasi dan tidak akan mempengaruhi gaya hidup. Transplantasi hati akan memberi kesempatan hidup baru kepada orang-orang dengan gagal hati atau kanker hati.

6. Usus

Pasien dengan penyakit usus yang mengancam jiwa atau sindrom usus pendek mungkin memerlukan transplantasi usus. Biasanya usus kecil membutuhkan transplantasi. Ini adalah jenis transplantasi organ yang paling langka dilakukan. Seorang donor hidup dapat menyumbangkan sebagian dari usus mereka.

7. Kornea

Jaringan transparan dan melengkung yang menutupi iris dan pupil kita sangatlah penting. Hal ini memungkinkan cahaya melewatinya dan memungkinkan kita untuk melihat. Hampir semua orang bisa memenuhi syarat untuk menyumbangkan kornea jika tidak terancam dengan penyakit yang sangat menular.

Ini mengembalikan penglihatan mata kepada mereka yang menderita kebutaan kornea. Hanya saja, cuma mereka yang sudah meninggal yang dapat menyumbangkan korneanya dan transplantasi harus dilakukan dalam waktu 24 jam.

8. Kulit

Transplantasi kulit biasanya disebut sebagai cangkokan kulit dan digunakan untuk mengobati luka bakar dan kehilangan kulit karena infeksi. Hanya pasien yang sudah meninggal yang bisa menyumbangkan kulit.

Siapapun dapat menyumbangkan kulitnya tanpa memandang usia atau warnanya, tapi bukan orang yang menderita penyakit menular atau AIDS. Kulit harus disumbangkan dalam waktu 6 jam setelah kematian dan hanya bagian atas 1/6 dari kulit yang bisa dicangkok.

9. Katup jantung

Seorang pasien dengan kalsifikasi katup akan memerlukan transplantasi katup. Ini dianggap sebagai transplantasi yang menyelamatkan nyawa dan akan mengembalikan fungsi normal jantung. Pendonor katup jantung harus mereka yang sudah meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Babi Diproyeksikan Jadi Pendonor Organ untuk Manusia

Babi Diproyeksikan Jadi Pendonor Organ untuk Manusia

Tekno | Kamis, 13 April 2017 | 19:41 WIB

Pemuda Ini Simpan Jantungnya di dalam Ransel Selama Setahun

Pemuda Ini Simpan Jantungnya di dalam Ransel Selama Setahun

Health | Minggu, 12 Juni 2016 | 06:11 WIB

Horor, Cina 'Memanen' Organ Tubuh Tahanan dalam Keadaan Hidup

Horor, Cina 'Memanen' Organ Tubuh Tahanan dalam Keadaan Hidup

News | Rabu, 08 April 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×