Konsumsi Makanan Ini Bisa Redakan Nyeri Haid

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 17 Agustus 2017 | 11:18 WIB
Konsumsi Makanan Ini Bisa Redakan Nyeri Haid
Ilustrasi kacang almond. (Shutterstock)

Suara.com - Saat haid, perempuan biasanya merasakan berbagai perubahan fisik dan mental yang kurang menyenangkan. Payudara yang cenderung lebih keras, nyeri di bagian perut hingga suasana hati yang tak karuan merupakan beberapa diantaranya.

Dari sekian keluhan saat haid, nyeri perut merupakan salah satu yang paling mengganggu dan kerap menjadi alasan kaum hawa absen dari pekerjaannya. Berbagai obat-obatan pereda nyeri memang tersedia di pasaran, namun ada baiknya Anda mengonsumsi makanan alami yang dapat menghindarkan dari kram perut saat haid.

Berikut beberapa makanan yang dapat Anda konsumsi untuk meredakan keluhan saat haid seperti dilansir Boldsky.

1. Cokelat

Cokelat merupakan camilan yang disukai siapapun mulai dari anak kecil hingga dewasa. Nah, mengkonsumsi itu saat haid bisa meningkatkan produksi hormon serotonin di otak, yang dapat meningkatkan suasana hati Anda. Cokelat juga dapat melenturkan otot-otot perut yang kram dan mengurangi nyeri saat haid.

2. Sayuran hijau

Selama menstruasi, perempuan akan kehilangan banyak darah. Sangat penting mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, sehingga dapat mengganti kehilangan darah yang Anda alami setiap hari. Sayuran berdaun hijau adalah sumber zat besi yang sebaiknya dikonsumsi saat haid.

3. Pisang

Saat haid, nafsu makan kaum hawa dipastikan meningkat. Nah, untuk menyeimbangi nafsu makan Anda agar tidak berlebihan, konsumsi pisang. Buah berwarna kuning ini dapat mengontrol nafsu makan. Selain itu, buah lain seperti nanas juga dapat membantu mengatasi kram perut karena kandungan bromelain didalamnya.

4. Kacang-kacangan

Kacang adalah sumber protein, vitamin, lemak, mineral, dan serat yang sangat baik. Konsumsi kacang seperti kenari, almond, dan kacang tanah sebagai camilan ringan pada pagi dan sore hari. Ini akan membantu Anda meringankan nyeri perut dan punggung yang umum terjadi pada saat menstruasi.

5. Air

Air adalah cairan penting yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Dan selama periode menstruasi sangat penting bagi Anda mengonsumsi air putih. Ini tidak hanya akan memudahkan aliran darah tapi membantu mengurangi kram. Konsumsi setidaknya 8-10 gelas air atau lebih saat menstruasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Telat Haid, Bolehkah Konsumsi Obat Pelancar Haid?

Telat Haid, Bolehkah Konsumsi Obat Pelancar Haid?

Health | Rabu, 26 Juli 2017 | 18:00 WIB

Lima Herbal Ini Ampuh Meredakan Nyeri Haid

Lima Herbal Ini Ampuh Meredakan Nyeri Haid

Health | Kamis, 27 April 2017 | 19:37 WIB

Nyeri Saat Haid, Ini yang Bisa Dilakukan Perempuan

Nyeri Saat Haid, Ini yang Bisa Dilakukan Perempuan

Health | Selasa, 25 April 2017 | 16:57 WIB

Terkini

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB