Masyarakat Berperan Penting Cegah Bunuh Diri

Chaerunnisa

Rabu, 23 Agustus 2017 | 06:27 WIB
Masyarakat Berperan Penting Cegah Bunuh Diri
Ilustrasi bunuh diri dengan menggantung diri sendiri (Shutterstock)

Suara.com - Ahli Kedokteran Jiwa Universitas Gadjah Mada Carla Raymondalexas Marchira menuturkan, masyarakat bisa ikut berperan mencegah munculnya kasus bunuh diri di lingkungannya dengan mengenali gejalanya.

"Masyarakat dapat turut andil dalam upaya mencegah bunuh diri dengan mengenali tanda-tanda dan faktor risikonya," kata Carla dalam Talkshow bertajuk Fenomena Bunuh Diri: Aspek Psikiatri dan Psikologi di Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, faktor risiko bunuh diri meliputi banyak hal seperti menganggur, bercerai, menjadi korban bulliying, banyak konflik, terisolasi secara sosial, mengalami pelecehan seksual, memiliki riwayat mutilasi, serta mempunyai riwayat orang tua depresi.

Sedangkan tanda-tanda orang yang akan melakukan bunuh diri, kata dia, bisanya sering menangis, merasa sedih, gelisah, mudah tersinggung, bingung, serta fanatik pada agama.

Berbagai upaya pencegahan, menurut dia, dapat dilakukan untuk meminimalisasi kejadian bunuh diri. Misalnya, untuk pencegahan primer dilakukan dengan memperhatikan faktor risiko yang dimiliki dan pencegahan skunder melalui deteksi dini dan terapi yang tepat untuk orang yang pernah melakukan percobaan bunuh diri.

"Misalnya saja menyingkirkan barang-barang yang bisa digunakan untuk bunuh diri. Kalau memang perlu, ada pengawasan secara total," kata dia.

Ahli psikologi Klinis UGM Sumarni mengatakan untuk mencegah niat maupun tindakan bunuh diri dapat dilakukan dengan memperkuat imunitas kepribadian.

Hal itu, menurut dia, perlu dilakukan karena faktor upaya percobaan bunuh diri berasal dari keberanian individu untuk melakukan bunuh diri.

Sumarni juga menekankan pentingnya membangun kelekatan dalam keluarga khsusunya ibu dan anak khususnya saat usia 0-18 tahun. Hal ini penting dilakukan karena jika di awal kehidupan tercipta ketenangan jiwa sehingga tidak rentan mengalami gangguan jiwa.

baca juga

"Kalau mental sehat akan hidup dengan baik dan optimis, tetapi kalau mental tidak sehat akan cenderung sedih, mudah was-was, dan mudah bunuh diri," kata dia seperti diwartakan Antara.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul mencatat kasus bunuh diri di daerahnya sejak awal 2017 sudah mencapai 20 orang dengan dua kasus percobaan bunuh diri. Kasus bunuh diri di wilayah tersebut cenderung mengalami peningkatan. Selama rentang 2003-2012, ada sekitar 330 peristiwa bunuh diri. Rata-rata terjadi 33 kasus bunuh diri setiap tahun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nanang Terjun Bebas dari Menara Lapas Tangerang

Nanang Terjun Bebas dari Menara Lapas Tangerang

News | Kamis, 10 Agustus 2017 | 12:19 WIB

Orang Perfeksionis Paling Rentan Bunuh Diri

Orang Perfeksionis Paling Rentan Bunuh Diri

Health | Selasa, 08 Agustus 2017 | 10:45 WIB

Hubungan Cinta Tak Direstui, Pemuda Lompat dari Jembatan Pasopati

Hubungan Cinta Tak Direstui, Pemuda Lompat dari Jembatan Pasopati

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 01:44 WIB

Gagal Bunuh Diri, Surat Wasiatnya Ditemukan, Begini Isinya

Gagal Bunuh Diri, Surat Wasiatnya Ditemukan, Begini Isinya

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 16:12 WIB

Gagal Bunuh Diri, Badan Oki Remuk Usai Loncat dari Flyover

Gagal Bunuh Diri, Badan Oki Remuk Usai Loncat dari Flyover

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 15:56 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×